Karhutla Landa Lima Kawasan Gunung di Jawa Timur, Api Belum Padam
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
Sugeng Parwoto, 50, pria asal Temanggung yang dilaporkan hilang setelah sebelumnya melakukan pendakian ke Gunung Merbabu via Timboa Boyolali, Senin (21/4/2025). - Istimewa.
Harianjogja.com, BOYOLALI - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Sugeng Parwoto, 50, yang dikabarkan hilang di Gunung Merbabu seusai mendaki via Timboa, Ngadirojo, Gladagsari, Boyolali sejak Jumat (18/4/2025) akhirnya ditemukan tim SAR gabungan.
Sugeng Parwoto ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kasi Kedaruratan Bencana BPBD Boyolali, Rima Kusuma, membenarkan informasi tersebut. Ia menjelaskan ASN Dinas Kesehatan Temanggung tersebut ditemukan pada Kamis (24/4/2025) sore. “Korban orang hilang di Gunung Merbabu telah ditemukan sore ini, di seputaran Pos 3,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Tim Pencarian Basecamp Timboa, Tri Puji Sugiharto, membenarkan Sugeng telah ditemukan. “Siap sudah [ditemukan], tunggu press release [penjelasan terkait kronologi dan lain-lain],” kata dia. Berdasarkan informasi, tim penyelamat saat ini sedang berusaha mengevakuasi jenazah Sugeng.
Sebelumnya, diketahui Sugeng mendaki Gunung Merbabu via Timboa seorang diri pada Jumat siang. Perlu diketahui, Timboa bukanlah jalur resmi pendakian Merbabu. Menurut informasi yang didapat, dalam perjalanan Sugeng bertemu dengan rombongan yang terdiri atas enam orang. Mereka kemudian berkemah di pos lima di jalur via Timboa.
Pada Sabtu (19/4/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB terjadi badai. Kemudian, pada Sabtu pagi, rombongan yang berusaha mengecek keberadaan Sugeng tidak menemukannya. Mereka sempat mencari Sugeng hingga Puncak Syarif akan tetapi tidak ketemu. Mereka pun turun dan melaporkan hal tersebut ke basecamp Timboa.
Tri Puji mengungkapkan kendala dalam pencarian Sugeng Parwoto yaitu cuaca yang berubah-ubah dan medan yang ekstrem. "Kesulitan kami dalam pencarian di Gunung Merbabu ini cuaca yang ekstrem, yang awalnya normal tiba-tiba berkabut. Kemudian medan pendakian juga sudut kemiringannya sekitar 60 derajat-70 derajat," kata Tri kepada espos.id, Selasa (22/4/2025).
Selain kemiringan jalur, lanjutnya, ada pula jurang di kedua sisi jalur sehingga pencarian harus dilakukan secara hati-hati. "Kami mengajak warga sebagai guide kami. Walaupun kami dari tim pencarian sering pelatihan tapi kami juga memerlukan warga lokal, sehingga ilmu yang kami pakai adalah kearifan lokal, skill, dan pengalaman," kata Tri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 22 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Real Madrid menjamu RB Leipzig di Liga Champions, Kamis dini hari. Simak jadwal, hasil laga sebelumnya, dan peluang kedua tim.
Inter Milan menjamu Shakhtar Donetsk di Liga Champions, Kamis dini hari. Simak jadwal, kondisi Lautaro Martinez, dan peluang kedua tim.