Remaja Karanganyar Tinggalkan HP Agar Dikira Hilang, Ternyata ke Jogja
Remaja Karanganyar yang sempat diduga hilang di Sungai Bengawan Solo ditemukan selamat di Yogyakarta usai sengaja meninggalkan HP dan sandal.
Pendaki hilang di Bukit Mongkrang, Tawangmangu. Polres Karanganyar mengerahkan Unit K9 untuk memaksimalkan pencarian korban. /Istimewa.
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Upaya pencarian pendaki yang dilaporkan hilang di jalur pendakian Bukit Mongkrang, Tawangmangu, terus diperkuat. Polres Karanganyar mengerahkan anjing pelacak atau unit K9 untuk membantu menelusuri area-area sulit dijangkau di kawasan Dusun Tlogodlingo, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu.
Langkah tersebut diambil untuk memaksimalkan pencarian terhadap Yazid Ahmad Firdaus, 26, warga Colomadu, Kabupaten Karanganyar, yang dilaporkan hilang sejak Minggu (18/1/2026) sore. Korban diketahui terpisah dari rombongan saat dalam perjalanan turun dari puncak Bukit Mongkrang.
Kapolres Karanganyar, Arman Sahti, mengatakan pengerahan unit K9 difokuskan untuk menyisir jalur pendakian, kawasan hutan, serta sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat. Anjing pelacak dinilai efektif membantu pencarian di medan yang sulit dijangkau petugas.
Ia menegaskan bahwa Polres Karanganyar melalui jajaran Polsek Tawangmangu bersama unsur terkait menunjukkan respons cepat dan komitmen penuh sejak laporan orang hilang diterima.
“Sejak hari pertama dibuka pos SAR gabungan, Polri turut aktif dalam pelaksanaan operasi SAR,” kata Arman kepada Espos, Rabu (21/1/2026).
Pada hari kedua pencarian, operasi SAR dimaksimalkan dengan melibatkan sekitar 150 personel gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan potensi SAR lainnya. Personel dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir area pencarian secara terstruktur.
Metode pencarian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyisiran manual jalur pendakian, penggunaan drone untuk pemantauan udara, hingga teknik rappelling atau penurunan tebing secara vertikal guna menjangkau medan ekstrem di sekitar lokasi hilangnya pendaki.
Namun hingga Selasa (20/1/2026) pukul 16.00 WIB, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Demi keselamatan petugas, operasi terpaksa dihentikan sementara akibat hujan deras yang disertai kabut tebal, kondisi yang dinilai berpotensi membahayakan personel di lapangan.
Sebagai bentuk keseriusan dan optimalisasi misi kemanusiaan, Polres Karanganyar kembali memperkuat pencarian dengan menerjunkan Unit K9 pada Rabu (21/1/2026). Unit ini diharapkan dapat membantu menelusuri area-area tertutup dan lokasi yang sulit dijangkau oleh tim pencari.
Kapolres menegaskan pihaknya akan terus berperan aktif dan bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam operasi pencarian pendaki hilang tersebut. Setiap perkembangan terbaru, lanjut dia, akan segera disampaikan kepada publik sebagai bentuk pelayanan dan tanggung jawab kemanusiaan kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Remaja Karanganyar yang sempat diduga hilang di Sungai Bengawan Solo ditemukan selamat di Yogyakarta usai sengaja meninggalkan HP dan sandal.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny
Klaim asuransi mobil tidak cukup hanya melapor kecelakaan atau kehilangan kendaraan. Simak dokumen, prosedur, hingga penyebab klaim ditolak agar proses berjalan