Relokasi Pabrik Otomotif ke Vietnam, 5.000 Buruh Khawatir PHK
FSPMI Jatim menyebut dua pabrik komponen otomotif tidak tutup total meski relokasi ke Vietnam. Namun, sekitar 5.000 buruh berpotensi terdampak PHK.
Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Zaenudin, menginterogasi pelaku penganiayaan di Mapolres Sukoharjo, Selasa (27/5/2025). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)
Harianjogja.com, SUKOHARJO–Dua tersangka pelaku penganiayaan di Jalan Tanjunganom-Baki, tepatnya di selatan Alfamart Gedangan, Grogol, Sukoharjo, berinisial MKS dan EBA, warga Solo mengaku menggunakan senjata tajam jenis cocor bebek (corbek) saat duel dengan dua pemuda dari kelompok geng lain. Mereka mendapatkan sajam yang dipinjam dari orang lain.
Pelaku MKS merupakan warga Kelurahan Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo dan EBA, warga Kelurahan Keatonan, Kecamatan Serengan, Solo. Mereka merupakan anggota kelompok geng Los Angeles. Mereka berduel dengan Tio Dwi Anggara, warga Dusun Tlobong, Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol dan M, 17, warga Kecamatan Grogol. Kedua korban merupakan anggota kelompok geng Santa Cruz.
Sebelum duel, kedua kelompok geng saling tantang di Instagram. Kedua kelompok geng ini sepakat duel di lokasi kejadian pada Selasa (27/5/2025) dini hari. “Sebelumnya, saling tantang di media sosial. Kemudian, duel dengan kelompok geng Santa Cruz di lokasi kejadian,” kata seorang tersangka penganiayaan, MKS, saat gelar tersangka dan barang bukti di Mapolres Sukoharjo, Selasa (27/5/2025).
MKS mengaku mendapatkan sajam jenis corbek yang dipinjam dari orang lain. Dia tidak mengetahui apakah sajam itu diperoleh dari membeli secara online atau memesan di pande besi atau tukang besi.
Kedua tersangka berduel dengan kedua korban di lokasi kejadian. Korban Tio mengalami luka bacok di leher. Sedangkan, korban M mengalami luka parah di tangan kiri. Tio dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Lantaran kehabisan darah, Tio akhirnya mengembuskan napas terakhir di rumah sakit.
“Saya meminjam sajam dari orang lain. Di lokasi duel melawan dua orang dari kelompok geng Santa Cruz,” kata dia.
BACA JUGA: Kronologi Duel Dua Geng di Sukoharjo yang Tewaskan 1 Orang
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Zaenudin, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, mengatakan polisi menyita barang bukti berupa tiga senjata tajam, sepeda motor, dan helm. Polisi lantas melakukan pengembangan penyelidikan dengan menetapkan M dari kelompok geng Santa Cruz sebagai tersangka. Tersangka M dijerat UU Darurat lantaran membawa senjata tajam.
Kasus ini mendapat atensi khusus dari aparat kepolisian lantaran mengakibatkan anggota kelompok geng meninggal dunia. “Pengungkapan kasus ini bagian dari hasil Operasi Aman Candi 2025 dengan sasaran aksi premanisme. Termasuk kasus pertikaian dua kelompok di Gedangan, Grogol, Sukoharjo,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
FSPMI Jatim menyebut dua pabrik komponen otomotif tidak tutup total meski relokasi ke Vietnam. Namun, sekitar 5.000 buruh berpotensi terdampak PHK.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Bareskrim menyelidiki 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor 321 WNA dalam kasus sindikat judi online Hayam Wuruk.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Simak contoh surat referensi kerja yang benar, fungsi, manfaat, serta format resmi yang dapat meningkatkan peluang diterima di perusahaan.