Libur Lebaran, Wisata Klaten Diserbu Ratusan Ribu Pengunjun
Libur Lebaran 2026, wisata Klaten dikunjungi 555 ribu orang, Prambanan hingga umbul jadi favorit wisatawan.
Jogging - Freepik
Harianjogja.com, KLATEN–Pemkab Klaten, Jawa Tengah, bakal memperbaiki fasilitas Stadion Trikoyo. Lantai jogging track rencananya menggunakan bahan sesuai standar yakni polyurethane.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten, Suryanto, mengatakan perbaikan jogging track Stadion Trikoyo menggunakan alokasi anggaran melalui APBD Perubahan 2025. Material jogging track mencontoh lintasan yang ada di Supersoccer Arena Kudus.
Suryanto mengungkapkan lapisan dasar jogging track menggunakan perkerasan aspal. Di atasnya, bakal dilapisi bahan polyurethane yang menjadi lintasan jalur jogging serta lari tersebut.
“Semacam karet yang digunakan pada standar lintasan jogging track. Sehingga harapannya nanti bisa lebih nyaman digunakan,” kata Suryanto, Senin (25/8/2025).
Selain perbaikan lintasan jogging track, Suryanto menjelaskan ada perbaikan untuk merapikan tribune yang mengelilingi stadion. Disinggung total anggaran untuk perbaikan lintasan jogging track hingga perapihan tribune, Suryanto mengungkapkan hampir Rp5 miliar.
BACA JUGA: Pemerintah Bakal Bongkar Jembatan Apung, Warga Pajangan Menolak
Suryanto menjelaskan dokumen pengadaan barang/jasa perbaikan jogging track serta tribune stadion kini sudah diserahkan ke Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Klaten. “Setelah pengesahan APBD Perubahan dan proses untuk pemilihan barang jasanya sudah selesai, segera kami laksanakan. Paling lambat nanti di akhir September,” jelas Suryanto.
Suryanto berharap dengan perbaikan yang dilakukan tahun ini, kawasan Stadion Trikoyo termasuk lintasan jogging track bisa lebih nyaman digunakan untuk olahraga. Perbaikan itu juga menindaklanjuti keluhan warga terkait kondisi jogging track di stadion.
Ia juga mengajak warga Kabupaten Bersinaruntuk ikut merawat fasilitas yang sudah dibangun termasuk jogging track termasuk setelah proses perbaikan selesai dan lintasan dilapisi polyurethane. “Setelah ada perbaikan jogging track, kami memohon kepada warga yang nanti akan menggunakan, apabila memungkinkan menggunakan sepatu ya sepatu khusus untuk lari. Jangan sampai menggunakan yang bersol keras karena itu nanti akan merusak lapisan permukaannya,” kata Suryanto.
Salah satu warga, Aleya, 20, mengungkapkan kondisi jogging track Stadion Trikoyo saat ini lumayan bagus dibandingkan sebelumnya. Sebelumnya, kondisi lintasan jogging serta lari banyak kerikil.
Disinggung rencana Pemkab memperbaiki lantai jogging track, Aleya berharap bisa disegerakan. “Semoga cepat dibangun dan bisa digunakan,” kata warga Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Klaten, tersebut saat ditemui di Stadion Trikoyo.
Selain jogging track, dia juga berharap tempat duduk pada tribun keliling stadion bisa diperbaiki. Aleya mengungkapkan saat ini banyak warga yang memilih jogging di stadion. “Kalau saya pribadi biasanya tiga sampai empat kali [jogging di stadion]. Sering ke sini karena banyak temannya,” ungkap Aleya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Libur Lebaran 2026, wisata Klaten dikunjungi 555 ribu orang, Prambanan hingga umbul jadi favorit wisatawan.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 26Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja pada 26 Juli 2026 didominasi cerah. Sleman dan Kota Jogja berpotensi mengalami udara kabur.
BRIN memperkuat ekosistem riset hidrogen melalui kolaborasi dengan industri untuk mempercepat hilirisasi dan transisi energi nasional.
Timnas Indonesia berpotensi mencetak rekor baru di Piala AFF 2026 dengan membawa 11 pemain naturalisasi dalam satu edisi turnamen.
Terlalu lama menatap layar dapat memicu mata lelah, sulit tidur, nyeri leher, hingga gangguan postur tubuh. Berikut dampaknya bagi kesehatan.