Banjir Kebumen Rendam Tiga Kecamatan, 2.300 Warga Terdampak

Newswire
Newswire Senin, 10 November 2025 18:17 WIB
Banjir Kebumen Rendam Tiga Kecamatan, 2.300 Warga Terdampak

Tim petugas gabungan bersama warga membersihkan material yang terbawa banjir di Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (9/11/2025). Antara/ist-BPBD Kebumen

Harianjogja.com,  JAKARTA—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sekitar 2.300 warga di tiga kecamatan di Kebumen terdampak banjir setelah hujan deras pada Minggu (9/11/2025). Air menggenangi permukiman dan lahan pertanian, sementara sebagian warga mengungsi ke tempat aman.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa hasil pendataan tim petugas gabungan mendapati ribuan korban tersebut terdiri atas 715 kepala keluarga yang rumah mereka dilaporkan terendam banjir.

“Wilayah yang terdampak mencakup dua kelurahan dan empat desa di tiga kecamatan. Sebanyak 10 jiwa juga dilaporkan mengungsi ke tempat aman,” katanya.

Abdul menjelaskan bahwa tinggi genangan air di beberapa titik masih bervariasi antara 10 - 50 centimeter, tergantung kondisi topografi dan intensitas hujan di wilayah masing-masing.

Hingga Senin siang, tim gabungan dari BPBD Kebumen bersama unsur TNI, Polri, dan masyarakat masih melakukan pembersihan material sisa banjir serta asesmen dampak terhadap infrastruktur dan pemukiman warga.

Menurut laporan sementara, sebagian besar wilayah yang terdampak merupakan area permukiman padat penduduk dan lahan pertanian yang berada di dataran rendah dekat aliran sungai.

BNPB terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat proses pemulihan serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online