Minat Investor China Melejit, Target Panda Bond RI Naik
Target Panda Bond Indonesia berpotensi naik di atas USD 1 miliar seiring tingginya minat investor China.
Kecelakaan maut akibat truk tronton rem blong di simpang lampu merah Tamanrejo Blora mengakibatkan satu pengendara motor tewas dan empat lainnya luka-luka. /Antara.
Harianjogja.com, BLORA—Insiden kecelakaan karambol yang melibatkan satu unit truk tronton berukuran besar dengan lima sepeda motor mengguncang kawasan Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2026).
Peristiwa tragis yang terjadi tepat di persimpangan lampu lalu lintas Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan tersebut mengakibatkan sejumlah kendaraan ringsek dan memakan korban jiwa.
Kendaraan berat bermerek Hino Tronton dengan pelat nomor L-9771-UA yang dikemudikan oleh pria berinisial R, 49, warga Bojonegoro, diduga menjadi pemicu utama tabrakan beruntun tersebut.
Selain truk, lima unit sepeda motor yang tengah berhenti menunggu lampu merah turut menjadi korban, mulai dari Honda Beat bernomor polisi K-2485-BBE, K-6549-TS, satu unit tanpa pelat nomor, hingga dua unit Honda Supra masing-masing berpelat K-5250-UE dan K-3061-QN.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora, Ipda Eko, menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula saat truk melaju dari arah barat menuju ke timur melewati kontur jalanan yang menurun. Kegagalan fungsi pengereman atau rem blong disinyalir kuat menjadi penyebab sopir kehilangan kendali penuh atas laju kendaraan berat yang dibawanya tersebut.
“Ketika melintas di jalan menurun, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan,” katanya.
Nahas, saat mencapai titik simpang empat Tamanrejo, deretan pengendara motor sedang dalam posisi berhenti karena lampu isyarat sedang berwarna merah. Lantaran jarak yang sudah terlalu sempit dan laju truk yang tidak tertahan, tabrakan keras ke arah barisan motor di depannya pun tidak terhindarkan lagi.
“Karena jarak sudah dekat dan kendaraan tidak dapat dikendalikan, truk kemudian menabrak deretan sepeda motor tersebut sehingga terjadi kecelakaan beruntun,” ujarnya.
Dampak dari benturan keras tersebut, seorang pengendara motor berinisial M, 59, warga Desa Sonorejo, dilaporkan mengembuskan napas terakhirnya setelah sempat dievakuasi ke rumah sakit. Sementara itu, empat pengendara lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang beragam.
Rincian korban luka meliputi K, 27, yang menderita lecet di area kaki, serta RAS, 31, yang mengalami patah tulang atau fraktur pada bagian tangan kanan.
Adapun korban meninggal dunia, M, sebelumnya teridentifikasi mengalami hematoma serius di kepala bagian belakang, sementara korban K, 61, menderita luka robek di bibir, dan RF, 25, mengalami luka lecet di sekujur ekstremitas.
"Seluruh korban kemudian dibawa ke RS Citra Mulia Blora untuk mendapatkan perawatan medis," ujarnya seraya menyebutkan bahwa total kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan ditaksir mencapai angka Rp20 juta.
Saat ini, pihak kepolisian melalui Unit Gakkum Satlantas Polres Blora telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP secara mendalam sekaligus mengamankan seluruh barang bukti.
Proses penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi guna memastikan penyebab pasti dari kecelakaan maut yang memacetkan jalur Gatot Subroto tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Target Panda Bond Indonesia berpotensi naik di atas USD 1 miliar seiring tingginya minat investor China.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Aturan diperketat untuk cegah kecurangan KK tempel.
BNN, TNI, dan Polri bongkar 59 jaringan narkoba. Lebih dari 200 ton barang bukti diamankan senilai Rp29 triliun.
Disdikpora Kulonprogo gelar pelatihan dan lomba bisnis untuk pelajar dan pemuda, dorong lahirnya wirausahawan muda.
UGM kembangkan Smart Compost Vessel di Sleman, ubah sampah organik jadi pupuk cair untuk ketahanan pangan keluarga.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman menggelar peringatan Milad ke-29 yang dirangkaikan dengan peresmian Sasana Krida Wiyata pada Jumat (26/6/2026).