Profil Pemilik Sefas Group, Akuisisi 100 Perse n SPBU Shell Indonesia
Sefas Group sepakat mengakuisisi 100% bisnis SPBU Shell Indonesia. Simak profil pemilik dan rekam jejak bisnis Sefas selama hampir 30 tahun.
Bangunan ruko warna putih yang menjadi markas sindikat penipuan online di pinggir Jalan Ir Sorkarno, Solo Baru, Minggu (24/5/2026). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)
Harianjogja.com, SUKOHARJO — Aktivitas sebuah ruko di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, yang selama ini tampak seperti perkantoran biasa, ternyata menyimpan praktik kejahatan besar. Bangunan tiga lantai itu kini menjadi sorotan setelah dibongkar aparat kepolisian sebagai markas sindikat penipuan online berskala internasional.
Ruko yang berada di kawasan Tanjunganom, Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol itu tampak lengang pascapenggerebekan oleh Polda Jawa Tengah pada Rabu (20/5/2026). Pintu bangunan tertutup rapat tanpa aktivitas, berbeda jauh dari kondisi sebelumnya yang disebut warga cukup ramai setiap hari.
Lokasi ruko berada di jalur strategis Jalan Ir. Soekarno, Solo Baru, tak jauh dari kawasan perbatasan Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo. Deretan ruko di kawasan tersebut memang umum difungsikan sebagai kantor, tempat usaha, hingga restoran, sehingga aktivitas di lokasi tidak pernah menimbulkan kecurigaan.
“Sehari-hari memang banyak kendaraan bermotor yang diparkir di depan ruko. Ada aktivitas setiap pagi sampai sore hari, seperti aktivitas perkantoran,” ujar Sugeng, warga setempat, Minggu (24/5/2026)
Namun di balik aktivitas yang terlihat normal itu, aparat menemukan praktik penipuan online dengan modus Pig Butchering Scam yang menyasar korban luar negeri. Sindikat ini beroperasi dengan kedok perusahaan konsultan bernama PT Digi Global Konsultan.
Direktur Reserse Siber Polda Jawa Tengah, Himawan Sutanto, mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil menangkap 38 tersangka dari sejumlah lokasi di Solo dan Sukoharjo. Para pelaku terdiri dari 27 warga negara Indonesia, serta beberapa warga negara asing asal Myanmar dan Nepal.
Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini memanfaatkan media sosial, aplikasi kencan, hingga platform komunikasi digital untuk mendekati korban. Mereka menggunakan identitas palsu lengkap dengan foto dan video perempuan untuk membangun hubungan emosional.
Bahkan, untuk meyakinkan korban, pelaku menghadirkan model perempuan asli yang melakukan panggilan video secara langsung. Strategi ini membuat korban percaya dan akhirnya tertarik mengikuti skema investasi kripto palsu yang ditawarkan.
Dari hasil penyelidikan, jaringan ini menargetkan ribuan orang, dengan sedikitnya 133 korban telah terjerat. Kerugian yang ditimbulkan diduga mencapai angka signifikan, mengingat sasaran utama adalah warga negara asing, khususnya dari Amerika Serikat.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kejahatan siber kini semakin kompleks dan terorganisir. Di balik tampilan kantor biasa, praktik penipuan bisa berjalan secara sistematis dan lintas negara.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, terutama yang berasal dari komunikasi daring dengan pihak yang belum dikenal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Sefas Group sepakat mengakuisisi 100% bisnis SPBU Shell Indonesia. Simak profil pemilik dan rekam jejak bisnis Sefas selama hampir 30 tahun.
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus dugaan pembakaran hutan dan lahan. Total lahan terbakar mencapai 1.006,67 hektare.
TNI AU melakukan water bombing untuk memadamkan karhutla di Palembang. Kabut asap juga membuat dua penerbangan Jakarta-Jambi dialihkan.
Dua penyu ditemukan mati di Pantai Sepanjang dan Nglolang Gunungkidul dalam dua hari. Bangkai langsung dievakuasi dan dikubur.
PSS Sleman resmi melepas Muhammad Kanu Helmiawan ke Persiku Kudus dengan status transfer permanen jelang Super League 2026/2027.