Klaim BPJS Ketenagakerjaan DIY Tembus Ratusan Miliar, JHT Dominan
Klaim BPJS Ketenagakerjaan DIY capai ratusan miliar di awal 2026, didominasi JHT akibat dinamika PHK.
Peluncuran KEMURA bersamaan dengan kunjungan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono ke Posyandu di Kampung Canguk, Kelurahan Rejowinangun Utara, Jumat (12/6/2026). Prokompimkotamgl
Harianjogja.com, MAGELANG— Pemerintah Kota Magelang terus mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik. Terbaru, Pemkot meluncurkan KEMURA (Kesehatan Memudahkan Rakyat), sebuah sistem informasi layanan kesehatan terintegrasi berbasis website yang dirancang untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan kesehatan secara cepat dan praktis.
Peluncuran KEMURA dilakukan langsung oleh Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, saat mengunjungi kegiatan Posyandu di Kampung Canguk, Kelurahan Rejowinangun Utara, Jumat (12/6/2026). Kehadiran inovasi ini menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan masyarakat di era digital yang serba cepat.
Damar menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus mampu beradaptasi dengan kebiasaan masyarakat modern yang kini sangat bergantung pada perangkat digital. Melalui KEMURA, masyarakat tidak lagi harus datang langsung ke fasilitas kesehatan hanya untuk mencari informasi dasar.
“Sekarang semua orang sudah terbiasa menggunakan gadget. Layanan kesehatan juga harus bisa diakses dengan mudah hanya melalui satu genggaman,” ujarnya.
KEMURA menghadirkan sedikitnya 43 jenis layanan kesehatan dalam satu portal terpadu. Masyarakat cukup memindai barcode atau mengakses laman resmi KEMURA melalui ponsel untuk mendapatkan berbagai informasi penting, mulai dari layanan puskesmas hingga rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang, dr. Istikomah, menjelaskan bahwa platform ini merupakan bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus transformasi digital layanan kesehatan daerah.
Melalui portal KEMURA, masyarakat dapat mengakses beragam layanan seperti informasi Puskesmas, RSUD Tidar, RS Budi Rahayu, layanan darurat PSC 119, Laboratorium Kesehatan Daerah, hingga program edukasi kesehatan dan kanal pengaduan masyarakat.
“Semua informasi layanan kesehatan kini terintegrasi dalam satu sistem. Ini memudahkan masyarakat mendapatkan layanan yang dibutuhkan tanpa hambatan,” jelasnya.
Pemilihan Posyandu sebagai lokasi peluncuran juga bukan tanpa alasan. Posyandu dinilai sebagai garda terdepan pelayanan dasar masyarakat yang memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah.
Saat ini, fungsi Posyandu tidak hanya terbatas pada layanan kesehatan, tetapi juga berperan dalam mendukung enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.
Dengan kehadiran KEMURA, diharapkan kualitas layanan kesehatan di Kota Magelang semakin meningkat, sekaligus memperkuat integrasi layanan publik berbasis digital. Inovasi ini juga menjadi contoh bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat secara lebih efektif dan efisien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klaim BPJS Ketenagakerjaan DIY capai ratusan miliar di awal 2026, didominasi JHT akibat dinamika PHK.
Simak cara mudah membedakan souvenir Piala Dunia 2026 asli dan palsu agar tidak tertipu saat berburu merchandise.
Menteri Ekraf menyebut Jogja jadi panutan ekonomi kreatif nasional berkat kekuatan budaya, inovasi, dan SDM unggul.
Muhammadiyah dorong transformasi layanan sosial berbasis komunitas untuk menjawab masalah kesejahteraan yang makin kompleks.
Timnas U19 Indonesia finis peringkat ketiga AFF U19 2026 usai kalahkan Kamboja 1-0. Ini evaluasi dan susunan pemainnya.
UGM memastikan api misterius di Seyegan bukan dari gas alam, melainkan terkait resin PVC yang mudah terbakar.