Lima Pelajar SMP dan SMK Diduga Pelaku Klitih Ditangkap di Klaten

Taufik Sidik Prakoso
Taufik Sidik Prakoso Minggu, 08 November 2026 23:27 WIB
Lima Pelajar SMP dan SMK Diduga Pelaku Klitih Ditangkap di Klaten

Kekerasan jalanan atau klitih. - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, KLATEN—Lima remaja yang masih berstatus pelajar SMP dan SMK diamankan warga di Desa Gumul, Kecamatan Karangnongko, Klaten, Minggu (8/11/2026) dini hari. Mereka diduga hendak melakukan aksi nglitih setelah salah satu rombongan disebut mengayunkan stik golf ke arah pengendara motor dari arah berlawanan.

Kelima remaja tersebut kemudian diserahkan kepada polisi dan dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Klaten untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa itu sempat menjadi perhatian setelah video penangkapan kelima remaja beredar melalui grup WhatsApp dan media sosial. Salah satu rekaman memperlihatkan sejumlah orang berkerumun di sebuah ruas jalan.

Dalam unggahan akun Instagram @kelilingprambanan, terdapat keterangan yang menyebut para remaja tersebut diduga hendak melakukan aksi nglitih.

"Niat mau nglitih, tapi berhasil dikejar warga. Lokasi antara jogonalan & Karangnongko klaten. Kejadian Minggu dinihari," tulis keterangan dalam video tersebut.

Kronologi Lima Remaja Diamankan Warga

Kapolsek Karangnongko, AKP Sapto Nugroho, membenarkan adanya lima remaja yang diamankan warga di wilayah Desa Gumul. Penangkapan itu bermula ketika dua orang yang berboncengan sepeda motor berpapasan dengan rombongan lain yang menggunakan dua sepeda motor.

Masing-masing kendaraan dalam rombongan tersebut ditumpangi dua orang dan tiga orang. Saat berpapasan, salah satu orang dari rombongan lima orang itu diduga mengayunkan stik golf ke arah dua pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan.

Namun, ayunan stik golf tersebut tidak mengenai kedua orang yang menjadi sasaran. Keduanya kemudian berbalik arah dan mengejar rombongan tersebut.

Pengejaran berlanjut hingga wilayah Desa Gumul. Di lokasi itu, dua orang yang berboncengan sepeda motor bertemu warga dan meminta bantuan.

Warga kemudian berhasil mengamankan lima orang yang berada dalam dua sepeda motor. Saat diperiksa, di antara mereka ditemukan stik golf dan selang.

Lima Remaja Dibawa ke Polresta Klaten

Setelah menerima informasi kejadian tersebut, petugas Polsek Karangnongko mendatangi lokasi untuk mengamankan kelima remaja. Selanjutnya, mereka dibawa ke Unit PPA Satreskrim Polresta Klaten guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sapto menjelaskan kelima orang tersebut masih berusia pelajar dan berasal dari wilayah Klaten.

"Iya, masih [usia] pelajar SMP dan SMK. Semuanya warga Klaten," kata Sapto saat dihubungi Minggu.

Menurut keterangan yang diperoleh, dua orang yang berboncengan sepeda motor dengan rombongan lima remaja tersebut sebelumnya tidak saling mengenal.

Polisi Terus Lakukan Pembinaan di Sekolah

Di sisi lain, Polresta Klaten bersama jajaran Polsek terus melakukan upaya pencegahan kenakalan remaja. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan dan sosialisasi langsung di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan melibatkan personel kepolisian sebagai inspektur upacara bendera setiap Senin. Pembinaan menyasar pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Sapto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mencegah remaja menjadi korban maupun terlibat dalam tindak pidana.

"Sesuai arahan dari pimpinan, setiap Senin, kami baik dari Polresta maupun Polsek-Polsek menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah baik itu SD, SMP maupun SMA/SMK untuk pembinaan kepada anak-anak pelajar. Salah satunya mencegah kenakalan remaja. Ini akan terus berjalan," kata Sapto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online