Advertisement
Pemkab Temanggung Punya Rumah Singgah di Jogja dan Semarang
Bupati Temanggung Agus Setyawan (kiri). - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, TEMANGGUNG—Bupati Temanggung Agus Setyawan melakukan terobosan dengan membuat rumah singgah bagi masyarakat Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Semarang.
"Rumah singgah untuk warga Temanggung yang membutuhkan sementara tempat tinggal, misalnya untuk berobat di rumah sakit besar di dua kota tersebut," kata Agus Setyawan di Temanggung, Senin.
Advertisement
Rumah singgah ini terwujud atas kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, RSUD Temanggung, dan Dinas Sosial, serta Baznas Temanggung.
Ide membuat rumah singgah ini berdasarkan pengalamannya saat masih menjadi Kepala Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, jika ada warganya yang sakit dan rumah sakit daerah tidak mampu menangani, maka akan dirujuk ke rumah sakit kelas A seperti RSUP Dr Sardjito di Yogyakarta atau RSUP Dr Kariadi di Semarang.
Namun demikian, warga pun terkadang masih harus memikul beban berat, selain biaya pengobatan juga transportasi, maupun tempat tinggal sementara bagi keluarga misalnya harus menunggu antrean berobat. Bupati Temanggung kemudian menginisiasi adanya rumah singgah tersebut.
BACA JUGA: Ada Ribuan Lowongan Kerja, Job Fair 2025 Kota Magelang Dipadati Pengunjung
"Alhamdulillah, kita bisa menyediakan rumah singgah di Yogyakarta dan Semarang, karena saya merasakan betul ketika jadi kepala desa, ada warga yang sakit di sini tidak mampu, mungkin karena alatnya biasanya dirujuk ke rumah sakit kelas A, ke RSUP Dr Sardjito atau RSUP Dr Kariadi. Mereka sementara bisa tinggal di rumah singgah," katanya.
Upaya ini dimaksudkan untuk meringankan warga Temanggung dari segi finansial, waktu, maupun tenaga. Tak hanya bagi warga yang tengah berobat, tetapi rumah singgah juga bisa digunakan untuk pelajar atau mahasiswa asal Temanggung yang sedang ada keperluan mendesak di dua kota tersebut.
"Rumah singgah itu nanti tidak hanya kita gunakan untuk warga yang terkena musibah harus dirujuk ke rumah sakit kelas A, tetapi juga bisa digunakan bagi saudara-saudara kita mungkin yang ingin kuliah di Yogyakarta atau Semarang, tetapi tidak punya handai taulan. Pas pramasuk mungkin bisa singgah dulu di situ," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KJRI Jeddah: Jemaah Umrah Korban Bus Terbakar Pulang 31 Maret
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks 28 Maret dari Jogja ke Kutoarjo, Ini Rinciannya
- Empat Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 28 Maret 2026
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- Prakiraan Cuaca Sabtu 28 Maret Hujan Ringan Merata di DIY
- Diguyur Hujan Deras, GT Purwomartani Sempat Ditutup Sementara
Advertisement
Advertisement






