NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Ilustrasi penipuan./Antara
Harianjogja.com, BOYOLALI—Nomor WhatsApp milik eks Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Boyolali, Supana, diduga diretas orang tak dikenal. Sejumlah pihak menerima pesan mencurigakan yang dikirim dari nomor tersebut sejak Minggu (16/11/2025).
Sekitar pukul 17.28 WIB, Espos menerima pesan WhatsApp dari nomor Supana berisi file APK berukuran 117 MB berjudul undangan pernikahan. Sekitar pukul 19.00 WIB, nomor tersebut kembali meminta agar file tersebut dibuka.
Tidak hanya Espos, sejumlah wartawan, pejabat, relasi, hingga kerabat Supana juga menerima pesan serupa. Bahkan, beberapa di antaranya diarahkan untuk meminjamkan uang.
Salah satu penerima pesan ialah seniman Banyudono, Ki Ageng Pengging, yang kemudian membagikan informasi tersebut melalui status WhatsApp miliknya.
“WA Bapak Supana saat ini diretas orang. Yang dapat WA seperti ini jangan didownload dan jangan dibuka. Langsung hapus,” tulisnya.
Pejabat Humas Kwarcab Boyolali, Eksani, juga menerima pesan dari nomor yang sama, tetapi dengan modus berbeda. Alih-alih file APK, pelaku meminta pinjaman uang yang disebut akan dikembalikan keesokan hari.
“Nomor WA Kak Supana dibajak orang tidak dikenal. Jika ada informasi meminta sesuatu atau undangan lewat APK harap diabaikan, jangan dibuka,” ujarnya.
Eksani mengimbau masyarakat untuk menghapus atau memblokir nomor tersebut. Menurutnya, seluruh relasi Supana di Kepramukaan turut menerima pesan yang sama, mulai dari undangan APK, permintaan pinjaman uang, hingga permintaan pengisian pulsa.
“Informasi tersebut dibenarkan oleh istri Kak Supana, sehingga diminta semuanya berhati-hati,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, masyarakat diminta meningkatkan literasi digital untuk menghindari modus penipuan yang semakin canggih.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo saat itu, Eko Yunianto, pernah mengingatkan bahwa perkembangan teknologi membawa perubahan besar pada sistem perbankan dan mendorong kemunculan berbagai layanan financial technology (fintech).
Namun, lanjutnya, transformasi digital juga membuka peluang bagi pelaku kejahatan memanfaatkan celah keamanan, khususnya terhadap masyarakat dengan literasi digital yang minim.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap modus online terbaru, termasuk file aplikasi (APK) seperti undangan pernikahan palsu maupun pihak yang mengaku kurir paket,” kata Eko.
Ia menegaskan pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan tidak memberikan izin akses kepada sumber yang tidak tepercaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 31 Agustus 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
Jadwal KRL Palur-Jogja Senin 31 Agustus 2026 tersedia mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB. Simak jadwal tiap stasiun.
Said Iqbal meminta RUU Perlindungan Ketenagakerjaan disahkan maksimal Oktober 2026 tanpa mengorbankan hak buruh.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 31 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Klaten, Solo hingga Palur.
Link cek pengumuman tenaga kesehatan haji 2027 yang lolos administrasi, jadwal CAT PPIH, ketentuan pakaian, dan tata tertib ujian.