Petani Muda Magelang Andalkan Teknologi, Pertanian Kian Menjanjikan
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Petugas Polres Magelang saat membubarkan kegiatan di salah satu kafe karena adanya miras, Selasa (17/3/2026) malam./Ist
Harianjogja.com, MAGELANG—Aparat Polresta Magelang membubarkan paksa kegiatan buka bersama ratusan pelajar di sebuah kafe kawasan Mungkid karena ditemukan adanya konsumsi minuman keras dan penyalaan kembang api. Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan tegas ini diambil sebagai langkah preventif demi menjaga kesucian bulan Ramadan dan ketertiban umum di wilayah Magelang.
Polresta Magelang membubarkan kegiatan buka bersama (bukber) yang diselenggarakan oleh siswa salah satu sekolah, di salah satu kafe area Srowol, Kecamatan Mungkid, pada Selasa (17/3/2026) malam.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 215 peserta tersebut awalnya merupakan acara silaturahmi dan buka bersama. Namun, dalam pelaksanaannya ditemukan adanya konsumsi minuman keras (miras) serta penggunaan kembang api jenis roman candle, yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar pukul 19.00 WIB, petugas dari Polresta Magelang segera bergerak menuju lokasi. Operasi dipimpin langsung oleh Plt. Wakapolresta Magelang, melibatkan personel gabungan dari Pamapta, piket fungsi, Dalmas, serta dukungan dari Polsek Mungkid dengan total kekuatan 30 personel.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB, petugas langsung melakukan pembubaran kegiatan secara humanis dan terukur. Selain itu, dilakukan pemeriksaan (sweeping) terhadap peserta dan kendaraan guna mengantisipasi adanya senjata tajam, miras, maupun barang berbahaya lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah peserta yang kedapatan membawa maupun mengonsumsi miras, serta yang membawa kembang api. Total terdapat 12 orang yang diamankan untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut.
Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa 14 botol minuman keras dan 11 buah kembang api jenis roman candle.
Petugas menegaskan bahwa pembubaran dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terlebih dalam momentum bulan Ramadan yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif.
Polresta Magelang mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pelajar dan generasi muda, agar tidak menyalahgunakan kegiatan positif seperti buka bersama dengan aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
CKG 2026 mendeteksi 1 juta kasus hipertensi baru dan 188 ribu diabetes baru. Kemenkes mengimbau masyarakat rutin cek kesehatan setiap tahun.
BGN menyiapkan 1.700 SPPG di wilayah dengan stunting tinggi. Program MBG diprioritaskan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Penumpang pesawat internasional Asia-Pasifik turun 1,1 persen pada Juni 2026. Kenaikan harga avtur memicu tarif tiket lebih mahal dan penyesuaian kapasitas.
Realisasi Dana Keistimewaan Bantul mencapai Rp23 miliar atau 69,9 persen. BPKPAD optimistis target 80 persen terpenuhi sebelum penyaluran tahap III.
Sri Sultan HB X menegaskan AI di industri asuransi harus menjaga martabat manusia. OJK menyebut AI hanya menjadi alat bantu profesional.