Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Petugas Polres Magelang saat membubarkan kegiatan di salah satu kafe karena adanya miras, Selasa (17/3/2026) malam./Ist
Harianjogja.com, MAGELANG—Aparat Polresta Magelang membubarkan paksa kegiatan buka bersama ratusan pelajar di sebuah kafe kawasan Mungkid karena ditemukan adanya konsumsi minuman keras dan penyalaan kembang api. Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan tegas ini diambil sebagai langkah preventif demi menjaga kesucian bulan Ramadan dan ketertiban umum di wilayah Magelang.
Polresta Magelang membubarkan kegiatan buka bersama (bukber) yang diselenggarakan oleh siswa salah satu sekolah, di salah satu kafe area Srowol, Kecamatan Mungkid, pada Selasa (17/3/2026) malam.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 215 peserta tersebut awalnya merupakan acara silaturahmi dan buka bersama. Namun, dalam pelaksanaannya ditemukan adanya konsumsi minuman keras (miras) serta penggunaan kembang api jenis roman candle, yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar pukul 19.00 WIB, petugas dari Polresta Magelang segera bergerak menuju lokasi. Operasi dipimpin langsung oleh Plt. Wakapolresta Magelang, melibatkan personel gabungan dari Pamapta, piket fungsi, Dalmas, serta dukungan dari Polsek Mungkid dengan total kekuatan 30 personel.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB, petugas langsung melakukan pembubaran kegiatan secara humanis dan terukur. Selain itu, dilakukan pemeriksaan (sweeping) terhadap peserta dan kendaraan guna mengantisipasi adanya senjata tajam, miras, maupun barang berbahaya lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah peserta yang kedapatan membawa maupun mengonsumsi miras, serta yang membawa kembang api. Total terdapat 12 orang yang diamankan untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut.
Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa 14 botol minuman keras dan 11 buah kembang api jenis roman candle.
Petugas menegaskan bahwa pembubaran dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terlebih dalam momentum bulan Ramadan yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif.
Polresta Magelang mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pelajar dan generasi muda, agar tidak menyalahgunakan kegiatan positif seperti buka bersama dengan aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Gestur tangan analis VAR Shaun Evans di Piala Dunia 2026 memicu kontroversi. Fare mendesak FIFA menyelidiki dugaan penggunaan simbol yang dikaitkan dengan white
Tak perlu waktu lama, permintaan Sukristanto memilki sambungan air bersih untuk rumahnya langsung direspons melalui program CSR PDAM Tirta Merapi Klaten.
IHSG ditutup melonjak 4,12 persen ke level 6.254,97 setelah pasar merespons positif kesepakatan damai AS-Iran dan turunnya harga minyak dunia.
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dinilai dapat menjadi peluang bagi sektor pariwisata di Kabupaten Bantul.
Tikus, ular, hingga kucing bisa masuk ke ruang mesin mobil dan menyebabkan kerusakan. Simak lima cara efektif mencegah hewan bersarang di kendaraan.