Advertisement
Diduga Sakit, Sopir Truk Asal Blora Meninggal Saat Singgah di Sragen
Ilustrasi penemuan jenazah. Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SRAGEN — Seorang sopir truk ditemukan meninggal dunia di kamar mandi milik warga di Dukuh Tegalrejo, Desa Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Kamis (2/4/2026) pagi. Korban diduga meninggal akibat kondisi kesehatan yang menurun, dipicu sakit lambung dan kelelahan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB dan dilaporkan ke polisi setengah jam kemudian.
Advertisement
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji menjelaskan korban bernama Ribut Budi Lestari, 59, warga Bangkle, Kabupaten Blora.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah obat-obatan untuk penyakit lambung di sekitar lokasi, bersama barang pribadi milik korban.
BACA JUGA
Menurut Sudarmaji, kejadian bermula saat korban mengemudikan truk tronton jenis Hino Jumbo Ranger bermuatan semen sebanyak 560 sak pada Minggu (29/3/2026) malam. Muatan tersebut rencananya dikirim ke wilayah Klaten.
Namun saat melintas di ruas jalan Purwodadi–Solo, tepatnya di wilayah Tlogotirto, kendaraan yang dikemudikan korban mengalami kerusakan sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan.
Korban kemudian menunggu proses perbaikan dengan bantuan mekanik dan sementara waktu menginap di rumah warga setempat.
Selama berada di lokasi, korban sempat mengeluhkan sakit lambung. Warga bahkan sempat membawanya berobat ke klinik di Desa Kacangan, Kecamatan Sumberlawang.
Pada Kamis pagi, korban menyampaikan kepada warga bahwa kondisinya sudah membaik dan hendak mandi sekaligus mencuci pakaian.
Namun, warga mulai curiga karena korban tidak kunjung keluar dari kamar mandi dalam waktu cukup lama. Saat diperiksa, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan posisi tengkurap.
Warga segera meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Petugas dari Polres Sragen bersama tim Inafis serta tenaga medis dari Puskesmas Sumberlawang langsung melakukan pemeriksaan di lokasi.
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Sudarmaji.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat sakit lambung yang kambuh, dengan kemungkinan dipicu juga oleh gangguan jantung serta kondisi kelelahan selama perjalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Malioboro Ditutup saat Kirab HUT Sultan HB X, Ini Rute Pengalihan Arus
- Ramp Tol Jogja-Solo di Trihanggo Dikebut, Gerbang Tol Segera Dibangun
- Kulonprogo Siapkan Skema Nunut ASN untuk Tekan BBM
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 2 April 2026
- Aniaya Pengguna Jalan di Muja Muju, Bang Jago Ngopo Diringkus Polisi
Advertisement
Advertisement








