Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Mual Muntah
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Foto ilustrasi petugas pemadam kebakaran bekerja memadamkan api di lokasi kejadian kebakaran. - Freepik
Harianjogja.com, SEMARANG—Kemunculan api dari dalam batang pohon di tepi Jalan Pamularsih Raya, di Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Sabtu (18/4/2026) sore, membuat warga sekitar lokasi kejadian menjadi geger. Percikan api terlihat menyala dari bagian tengah batang pohon yang berlubang, tepat di samping Museum Ronggowarsito.
Peristiwa tak biasa ini dilaporkan warga ke petugas sekitar pukul 15.15 WIB. Tim pemadam kebakaran pun langsung bergerak cepat menuju ke lokasi. Tim Damkar setidaknya dengan mengerahkan satu armada ke lokasi untuk mengantisipasi api meluas.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa itu dilaporkan oleh warga sekitar terkait adanya pohon yang mengeluarkan api. Pihaknya mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
“Damkar menerima laporan adanya pohon mengeluarkan api sekitar pukul 15.15 WIB, satu armada kami kerahkan ke lokasi untuk penanganan pemadaman kebakaran dan api berhasil dijinakkan,” ujarnya.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan sumber api berasal dari dalam lubang batang pohon yang dipenuhi daun kering. Kondisi tersebut membuat api mudah menyala dan membesar.
“Untuk [api muncul] itu dikarenakan pohon yang berlubang dan di dalamnya terdapat daun-daun kering. Kemungkinan penyebab kebakarannya karena ada orang yang membuang puntung rokok,” paparnya.
Petugas kemudian melakukan penyemprotan air langsung ke bagian dalam batang pohon hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Penanganan cepat ini dinilai penting untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.
“Kalau tidak segera dipadamkan, api tidak akan ke mana-mana, akan tetapi pohon itu bisa terbakar sampai habis. Sehingga kami berusaha melakukan penanganan secara cepat,” ungkap Tantri.
Meski proses pemadaman berjalan lancar tanpa kendala, Damkar mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan hal-hal kecil yang berpotensi memicu kebakaran. Termasuk dilarang membakar sampah yang bisa menimbulkan potensi kebakaran
“Kepada seluruh masyarakat, dimohon untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran. Dilarang membakar sampah sembarangan yang dapat menimbulkan potensi kebakaran. Apabila terjadi keadaan darurat, segera hubungi petugas pemadam kebakaran,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Kapal induk Giuseppe Garibaldi kini berada di Laut Arab menuju Indonesia dan dijadwalkan tiba 17 September sebelum berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Pemerintah menyiapkan Rp17 triliun untuk bansos beras bagi 33,2 juta keluarga miskin pada Oktober-Desember 2026.
Sebanyak 27 pendamping PKH diperiksa KPK di Kantor Dinsos Jateng. Kepala Dinsos Jateng menjelaskan pemeriksaan terkait kasus di Kemensos.
Wanita diduga mabuk mengamuk dan merusak gerobak penjual pukis di Babarsari, Sleman. Polisi mengamankan kedua pihak untuk mediasi.