Makam Dibongkar, Warga Dukun Magelang ternyata Korban Pembunuhan
Nuryanto baru menyadari bahwa perhiasan emas 15 gram dan uang tunai Rp30 juta yang ada di lemari kamarnya hilang.
Warga Tegalrejo Kabupaten Magelang mengambil air dari dropping air bersih, Senin (30/10/2023). /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG—Warga di Tegalrejo Kabupaten Magelang berharap lebih banyak bantuan air bersih (dropping) karena saat ini, debit air di sumur mereka sudah sangat kecil.
Sutrisno, salah satu warga Dusun Dalangan Tegalrejo menyebutkan sudah sebulan terakhir, dusun tersebut telah mendapatkan bantuan dropping air dari BPBD Kabupaten Magelang seminggu sekali setiap hari Rabu.
"Dropping air ini sangat membantu warga di sini. Kami juga sudah menerima dropping dari partai politik dan caleg beberapa kali. Kami berharap ada dropping lebih banyak lagi. Kalau ada yang mau membantu, semoga bisa dialokasikan ke sini," jelasnya, Sabtu (4/11/2023).
Di dusun tersebut ada 80 kepala keluarga (KK). Setiap kali ada dropping air bersih, air dari mobil tangki dimasukkan dalam penampungan di tengah dusun tersebut. Selanjutnya, warga mengambil air menggunakan botol, ember atau deriken. Rata-rata setiap keluarga mendapatkan dua deriken.
Biasanya, warga menggunakan air dari sumur di rumah masing-masing untuk kebutuhan air bersih mereka. Namun, sudah enam bulan terakhir tidak ada hujan di kawasan tersebut, dan sejak tiga bulan lalu, air di sumur warga menyusut.
BACA JUGA: Petani di Magelang Sumringah Cabai Rawit Dibeli Rp65.000
Saat ini, air di sumur hanya muncul satu hingga dua ember. Kedalaman sumur di kawasan tersebut bervariasi, bahkan ada warga yang menambah kedalamannya sampai 25 meter. Namun, tetap saja tidak banyak air yang muncul.
Yeni Nurkholifah, warga lainnya mengungkapkan dari air dua deriken yang didapatnya setiap dropping air hanya cukup untuk kebutuhan minum dan memasak keluarganya yang terdiri empat orang, selama dua hari. "Makanya, kami berharap kalau ada yang mau bantu air bersih, diberikan ke sini," katanya.
Untuk keperluan mandi dan mencuci, warga harus menuju sungai yang jaraknya mencapai 4,5 km dari pemukiman warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Wasono menyebutkan Kecamatan Tegalrejo menjadi salah satu sasaran dropping air bersih dari BPBD. Ada tujuh desa di Tegalrejo yang menjadi sasaran dropping air, meliputi Desa Banyusari, Dlimas, Girirejo, Purwodadi, Sidorejo, Tampingan dan Tegalrejo.
Hingga akhir Oktober ini, BPBD telah mendistribusikan air bersih 1.420.000 liter atau 284 tangki di 41 desa yang tersebar di 13 kecamatan. Penerima manfaat air tersebut mencapai 4.602 KK atau 15.863 jiwa. "Data itu terus dinamis dan terus diperbarui," katanya.
Dalam memberikan air bersih, BPBD juga mengajak pihak lain seperti lembaga, komunitas hingga program corporate social responsibility (CSR) perusahaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nuryanto baru menyadari bahwa perhiasan emas 15 gram dan uang tunai Rp30 juta yang ada di lemari kamarnya hilang.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 2 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Siaran langsung Chelsea vs AC Milan di TVRI, 8 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB. Tiket mulai Rp858 ribu. Catat jadwalnya!
Timnas Voli Putri Indonesia kalah 1-3 dari Vietnam di SEA V Cup Women 2026. Blok kurang solid dan banyak eror jadi penyebab. Lawan Filipina selanjutnya.
Pembiayaan UMKM di DIY dinilai perlu difokuskan pada usaha produktif dan prospektif. Penyaluran KUR hingga Juni 2026 mencapai Rp2,74 triliun kepada 48.290 debit
Cara update Roblox di Windows dan MacBook terbaru 2026. Simak langkah mudah memperbarui Roblox serta solusi mengatasi error update failed.