Warga Diajak Laporkan Pungli Lewat Forum Sapa Warga Magelang

Nina Atmasari
Nina Atmasari Rabu, 29 Juli 2026 14:47 WIB
Warga Diajak Laporkan Pungli Lewat Forum Sapa Warga Magelang

Kegiatan Sapa Warga di aula Kelurahan Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara, Senin (27/7/2026). /Ist-Dok Prokompim Kota Magelang

Harianjogja.com, KOTA MAGELANG— Pemerintah Kota Magelang mengajak masyarakat berperan aktif mengawasi pelayanan publik melalui forum dialog "Sapa Warga" bertema "Integritas Kuat, Magelang Hebat". Melalui forum tersebut, warga didorong untuk melaporkan praktik pungutan liar (pungli) yang ditemukan dalam pelayanan pemerintahan.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik pungli di lingkungan Pemerintah Kota Magelang. Ia meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan pungutan yang tidak sesuai ketentuan.

“Saya akan memimpin upaya ini secara langsung. Jika Bapak dan Ibu sedang mengurus sesuatu di kelurahan dan menemukan adanya pungutan di luar ketentuan, segera laporkan dan sampaikan kepada saya,” tuturnya.

Forum "Sapa Warga" digelar di Aula Kelurahan Kramat Selatan, di Kecamatan Magelang Utara, dan di Kelurahan Rejowinangun Selatan, di Kecamatan Magelang Selatan, Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang digagas Inspektorat Daerah Kota Magelang tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat budaya antikorupsi sekaligus menyerap aspirasi warga terkait pelayanan publik.

Forum diikuti jajaran Pemerintah Kota Magelang, pengurus RT/RW, serta tokoh masyarakat setempat.

Pelaksana Harian (Plh.) Inspektur Daerah Kota Magelang, Indah Sri Palupi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi kebijakan pengawasan dan pencegahan korupsi yang mendorong keterbukaan informasi serta partisipasi masyarakat.

Menurut Indah, forum "Sapa Warga" bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya integritas sekaligus membangun komunikasi dua arah antara pemerintah daerah dan warga.

"Kami ingin memperkuat peran masyarakat dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan agar terwujud pelayanan publik yang bersih dan bebas dari praktik korupsi maupun gratifikasi," ujar Indah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Magelang dr. Sri Harso menilai integritas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kota yang maju dan sejahtera. Ia menegaskan nilai integritas perlu ditanamkan sejak dini dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga hingga pelayanan publik.

"Integritas tidak bisa tumbuh secara instan, tetapi harus ditanamkan sejak dini dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari keluarga hingga pelayanan di kelurahan," tegasnya.

Camat Magelang Utara, Yanuar Sosiawan, menambahkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

"Kami berkomitmen menjadikan wilayah Magelang Utara, khususnya Kelurahan Kramat Selatan, sebagai kawasan yang transparan, bebas dari pungutan liar, dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat," ujarnya.

Melalui roadshow "Sapa Warga", Pemerintah Kota Magelang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya integritas terus meningkat sehingga pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dapat dilakukan secara bersama-sama dan pelayanan publik semakin akuntabel.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online