Petani Muda Magelang Andalkan Teknologi, Pertanian Kian Menjanjikan
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M Habib Sholeh, Selasa (13/2/2024). – dok/Prokompim Pemkab Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG—Sebanyak 113 TPS di Kabupaten Magelang sempat mengalami kekurangan surat suara (SS) Pemilu 2024. Ke-113 TPS tersebut terletak di 62 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Magelang.
Berdasar Laporan Hasil Pengawasan (LHP) Bawaslu Kabupaten Magelang kekurangan surat suara tersebut meliputi 1.275 surat suara PPWP, 139 SS DPR RI, 451 SS DPD RI, 134 SS DPRD Provinsi dan 400 SS DPRD kabupaten. "Total ada 2.398 kekurangan surat suara di seluruh Kabupaten Magelang," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M Habib Sholeh, Kamis (15/2/2024).
Disebutkan, kecamatan dengan jumlah kekurangan surat suara terbesar yakni Kecamatan Dukun di 21 TPS, Mungkid 18 TPS, Sawangan 18 TPS, Mertoyudan 12 TPS, Srumbung 9 TPS, Ngluwar 8 TPS, Salaman 8 TPS, dan Borobudur 6 TPS.
"Atas kekurangan surat suara ini, Pengawas TPS memberikan saran perbaikan kepada KPPS untuk memenuhi kekurangan suara di TPS tersebut. KPPS kemudian berkoordinasi dengan PPS dan PPK selanjutnya diteruskan ke KPU Kabupaten Magelang," jelasnya.
Dengan pengawasan Panwasdes dan Panwascam, lanjut Habib, PPS dan PPK kemudian mencari kekurangan suara dari TPS terdekat. "PPK Tempuran bahkan sampai mengambil 63 surat suara PPWP ke Kecamatan Candimulyo," ungkapnya.
BACA JUGA: Real Count KPU Tingkat Nasional, Prabowo-Gibran Unggul Dapat 29,6 Juta Suara
Dari datanya, ada sejumlah TPS kelebihan surat suara di 19 TPS yang terletak di 11 desa di 3 kecamatan. Kelebihan SS ini terjadi di Kecamatan Mungkid, Sawangan dan Ngluwar.
"Kekurangan surat suara ini berhasil dipenuhi jajaran KPU Kabupaten Magelang. Dengan demikian para pemilih bisa menggunakan hak suaranya meskipun sempat terjadi kekurangan surat suara.
Statmen KPU Kabupaten Magelang," tegasnya.
Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik mengakui terjadinya kekurangan surat suara di beberapa TPS tersebut. Namun kekurangan itu berhasil diselesaikan sebelum waktu pemungutan suara selesai.
"Sejak pagi ada laporan soal kekurangan surat suara itu, kami langsung berkoordinasi dengan empat komisioner lain dan sekretaris KPU. Keputusannya, kekurangan surat suara diambilkan dari TPS terdekat, bila tidak ada, PPS bisa berkoordinasi dengan PPS desa lain. Jika belum dapat lagi, bisa antar PPK kecamatan. Melalui koordinasi yang baik tersebut, akhirnya kekurangan surat suara itu, bisa kami atasi sebelum waktu pemungutan suara selesai," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026.
FIFA batal jual saham Piala Dunia setelah UEFA ancam boikot. Petinggi mundur protes. Infantino akhirnya mundur. Simak kronologi lengkapnya
Bantul Creative Expo 2026 resmi dibuka di Stadion Sultan Agung. Pemkab Bantul menargetkan transaksi UMKM Rp2,367 miliar dan kunjungan 110 ribu orang selama semb
Timnas Indonesia cetak delapan gol dalam dua laga. Mitchell Baker sumbang empat gol. Siap hadapi Vietnam di Pakansari, Senin (3/8).
Trisno, bassist legendaris PAS Band, meninggal dunia pada usia 55 tahun setelah menjalani perawatan akibat komplikasi penyakit. Musisi dan penggemar menyampaika