2.000 Warga Magelang Tebus Sembako Murah dari PSMTI
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Asisten Administrasi dan Umum Sekda Kabupaten Magelang, Asfuri Muhsis menanam pohon dalam peringatan HPN 2024 di Taman Wisata Air Kalibening, Secang, Sabtu (24/2/2024). /Ist-dok PWI Kabupaten Magelang.
Harianjogja.com, MAGELANG-- Memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magelang melaksanakan tanam pohon dan tebar benih ikan, yang sudah menjadi tradisi peringatan HPN.
Puncak peringatan HPN 2024 di Kabupaten Magelang dilaksanakan di Taman Wisata Air Kalibening, Secang, Sabtu (24/2/2024). Destinasi milik Pemerintah Kabupaten Magelang ini menjadi salah satu wahana wisata air yang kini sedang dikembangkan dengan sejumlah fasilitas baru.
Ketua PWI Kabupaten Magelang, Nina Atmasari menjelaskan HPN yang jatuh pada 9 Februari bisa diperingati dengan berbagai cara. PWI Kabupaten Magelang mempunyai tradisi merayakan HPN dengan kegiatan pelestarian alam, yaitu tanam pohon, tebar benih ikan dan melepasliar burung ke alam bebas.
"Pers memiliki fungsi informasi, edukasi, hiburan dan kontrol sosial. Kegiatan HPN yang dilaksanakan ini merupakan penerapan fungsi pers untuk media informasi dan edukasi," katanya.
Ia menjelaskan PWI Kabupaten Magelang konsisten melestarikan alam sebagai bentuk peringatan HPN. Pada peringatan sebelumnya, PWI pernah menanam pohon di Jurang Jero lereng Merapi, Srumbung, kemudian di objek wisata Telomoyo, Ngablak.
BACA JUIGA: Peringati HPN, Harian Jogja Salurkan Tali Asih untuk Insan Pers
Dua tahun sebelum ini, PWI bekerja sama dan mendapat dukungan dari PDAM Kabupaten Magelang melaksanakan tanam pohon dan lepas ikan di kawasan mata air yang dikelola PDAM, yaitu mata air Ndas Gendhing, Mertoyudan dan Tuk Air Semaren, di Sawangan.
“Tahun ini kami mengambil lokasi di objek wisata air Kalibening, harapannya kegiatan wartawan mendukung promosi objek wisata sehingga meramaikan kunjungan,” ujarnya.
Ia menambahkan dalam kegiatan pelestarian alam ini, PWI mendapatkan dukungan dari stakeholder yang memiliki perhatian yang sama dalam pelestarian alam, di antaranya Pemerintah Kabupaten Magelang beserta BUMD yang ada yaitu Perumda Air Minum Tirta Gemilang, PT BPR Bank Bapas 69, dan Ketep Pass. Selain itu juga Kementerian Agama WI, Polresta Magelang dan Kejaksaan serta dari sektor swasta ada Alfamart.
Asisten Administrasi dan Umum Sekda Kabupaten Magelang, Asfuri Muhsis mengapresiasi wartawan yang memberikan kontribusi positif bagi wilayahnya, yaitu menjaga kelestarian alam dari kerusakan dan permasalahan lingkungan.
“Tema HPN tingkat Kabupaten Magelang PWI Sinambung,Magelang Subur’, agar bisa meningkatkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Karena, dengan pelestarian alam akan menumbuhkan rasa cinta kita kepada lingkungan,” kata Asfuri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
DPRD Jogja meminta Rippar 2026–2045 tak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga lama tinggal, belanja, tenaga kerja, dan lingkungan.
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Raja Maroko Mohammed VI menunjuk Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai perdana menteri perempuan pertama dalam sejarah negara tersebut.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta agar budaya antikorupsi selalu melekat dalam diri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya.
Angka pernikahan di Kulonprogo terus menurun. Kemenag menyebut kesiapan dan penurunan jumlah penduduk menjadi sejumlah faktornya.