Bagi-bagi Miras di Sekitar Stadion Mahnahan, Suporter PSS Ditangkap Polisi

Kurniawan
Kurniawan Selasa, 20 Agustus 2024 09:17 WIB
Bagi-bagi Miras di Sekitar Stadion Mahnahan, Suporter PSS Ditangkap Polisi

Aparat Polresta Solo merazia kendaraan yang akan masuk di halaman Stadion Manahan, Senin (19/8/2024). (Istimewa/Dokumentasi Polresta Solo)

Harianjogja.com, SOLO—Polresta Solo menangkap sejumlah suporter PSS Sleman yang membagi-bagikan minuman keras, Senin (19/8/2024). 

Penangkapan mereka dilakukan di sekitar Stadion Manahan Solo pada Senin menjelang laga PSS Sleman melawan Persik Kediri. Aksi tidak terpuji beberapa suporter PSS Sleman sempat viral di media sosial.

Mereka tertangkap kamera mengendarai dua mobil dan membagi-bagikan minuman keras. Mengetahui adanya aksi tersebut, anggota Polresta Solo tidak tinggal diam. Para suporter langsung ditangkap.

“Berkaitan video viral dua mobil yang berbagi minuman keras, yang sempat viral, Polresta Solo sudah mengamankan dan memberikan tindakan,” ujar Wakapolresta Solo, AKBP Catur Cahyono Wibowo.

Dia memastikan tindakan yang diambil Polresta Solo sudah sesuai aturan yang ada. Lebih jauh menurut dia pihaknya menangkap 71 suporter karena melakukan berbagai pelanggaran dan tindakan terlarang.

Mereka, menurut Catur, berasal dari dua klub sepakbola yang berlaga di Stadion Manahan sore tadi. “Kami amankan 71 orang, ada yang terlibat memakai miras, maupun dari suporter tamu,” terang dia.

BACA JUGA: Hasil Pertandingan PSS Sleman vs Persik Kediri, Skor 0-2, Macan Putih Beri Kekalahan Kedua bagi Super Elja

Para suporter yang kedapatan mengonsumsi dan membawa minuman keras diberi pembinaan khusus. Sedangkan suporter tamu dikembalikan. Sebab secara regulasi, mereka tak boleh menonton di Solo.

“Dari pemakai minuman keras, kami lakukan pembinaan secara khusus, dan untuk suporter tamu kami kembalikan, karena di peraturan Liga 1 belum boleh menggunakan tamu suporter menonton,” urai dia.

Kendati diwarnai sejumlah pelanggaran, Catur menyatakan pertandingan PSS Sleman melawan Persik Kediri berlangsung aman. Hal itu menurut dia tidak lepas dari kerja keras 630 personel gabungan.

“Terima kasih kepada semua yang terlbat dalam pengamanan sepakbola antara PSS Sleman vs Persik Kediri, di mana pertandingan berjalan kondusif. Semua yang terlibat dalam hal ini seperti TNI, Satpol PP, Dishub, Panpel, rekan-rekan elemen suporter, kami sampaikan terima kasih,” jelas dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos.com

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online