Polisi Sita 83 Motor Brong saat Razia Konvoi di Prambanan
Polisi mengamankan 83 motor brong saat razia konvoi liar di Prambanan Klaten. Petugas juga menyita miras dan korek api berbentuk pistol.
Ilustrasi banjir/Freepik
Harianjogja.com, KLATEN—SDN 2 Krakitan dan TK Pertiwi Krakitan II, di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, kebanjiran pada Rabu (22/1/2025).
Banjir terjadi lantaran luapan air sungai setelah diguyur hujan lebat, Selasa (21/1/2025) sore hingga malam. Kedua sekolah yang berada di Dukuh Bugel, Desa Krakitan itu bersebelahan.
Lokasi kedua sekolah lebih rendah dari ruas jalan kampung dan berdekatan dengan saluran air. Berdasarkan pantauan, air menggenangi halaman kedua sekolah.
Ketinggian air di halaman sekolah sekitar 50 sentimeter. Selain halaman dan teras, air sempat menggenangi ruang kelas dan berangsur surut. Lantaran sekolah kebanjiran, siswa di kedua sekolah belajar di rumah masing-masing.
Para guru dan karyawan sekolah gotong royong membersihkan air bercampur lumpur dari ruangan seiring genangan berangsur surut.
Kepala SDN 2 Krakitan, Wahyu Indrastuti, mengungkapkan air mulai menggenangi sekolah pada Selasa petang. Saat malam, air mulai memasuki ruang kelas. “Ketinggian air di ruangan sampai 10 sentimeter,” kata Wahyu saat ditemui di SDN 2 Krakitan, Rabu.
BACA JUGA: Tujuh ASN Pemkab Sleman Kena Sanksi Disiplin
Ia menjelaskan seluruh ruangan dari ruang kelas hingga ruang guru dan kepala sekolah kebanjiran.
Total ada sembilan ruangan di sekolah itu yang lokasinya lebih tinggi dari halaman sekolah.
Sementara, total siswa di sekolah itu sebanyak 143 orang. “Penyebabnya karena intensitas hujan terus menerus dan posisi sekolah lebih rendah dari jalan. Kemudian ada sumbatan air [di sungai] ke arah Rawa Jombor,” kata Wahyu.
Wahyu mengungkapkan kejadian itu sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) melalui Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Bayat.
Soal arsip di sekolah setempat, Wahyu menuturkan tidak terdampak dan sudah ditempatkan pada posisi lebih tinggi.
Wahyu mengakui peristiwa serupa kerap terjadi saat hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Bayat dan sekitarnya. Sekolah berharap saluran di dekat sekolah bisa dibenahi untuk memperlancar aliran ketika debit meningkat.
Kepala TK Pertiwi Krakitan II, Meilina Kurniasari, mengatakan sekolah ikut tergenang air. Total ada 20 siswa di TK tersebut dan sementara belajar dari rumah masing-masing.
Ia juga membenarkan air sempat menggenangi bagian dalam sekolah dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter. Ketinggian air di halaman TK sempat setinggi lutut orang dewasa.
Meilina menuturkan beberapa peralatan drum band serta rak yang biasa untuk menempatkan tas siswa sempat tergenang. Seiring air mulai surut, pengelola sekolah membersihkan sisa genangan dan lumpur di dalam ruangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Polisi mengamankan 83 motor brong saat razia konvoi liar di Prambanan Klaten. Petugas juga menyita miras dan korek api berbentuk pistol.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat
Bareskrim ungkap jaringan judi online Ujangbet dengan transaksi Rp890 miliar. Modus deposit menggunakan pulsa. Polisi peringatkan orang tua awasi penggunaan HP
Pilih aplikasi pemutar musik terbaik sesuai kebutuhan: Spotify dan YouTube Music untuk streaming, AIMP dan Musicolet untuk file lokal.