Padusan Ramadan 2026, Wisata Air Klaten Siap Diskon
Wisata air Klaten siapkan padusan Ramadan 2026 dengan tambahan rescue, pentas budaya, dan promo tiket tanpa kenaikan harga.
Ilustrasi banjir/Freepik
Harianjogja.com, KLATEN—SDN 2 Krakitan dan TK Pertiwi Krakitan II, di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, kebanjiran pada Rabu (22/1/2025).
Banjir terjadi lantaran luapan air sungai setelah diguyur hujan lebat, Selasa (21/1/2025) sore hingga malam. Kedua sekolah yang berada di Dukuh Bugel, Desa Krakitan itu bersebelahan.
Lokasi kedua sekolah lebih rendah dari ruas jalan kampung dan berdekatan dengan saluran air. Berdasarkan pantauan, air menggenangi halaman kedua sekolah.
Ketinggian air di halaman sekolah sekitar 50 sentimeter. Selain halaman dan teras, air sempat menggenangi ruang kelas dan berangsur surut. Lantaran sekolah kebanjiran, siswa di kedua sekolah belajar di rumah masing-masing.
Para guru dan karyawan sekolah gotong royong membersihkan air bercampur lumpur dari ruangan seiring genangan berangsur surut.
Kepala SDN 2 Krakitan, Wahyu Indrastuti, mengungkapkan air mulai menggenangi sekolah pada Selasa petang. Saat malam, air mulai memasuki ruang kelas. “Ketinggian air di ruangan sampai 10 sentimeter,” kata Wahyu saat ditemui di SDN 2 Krakitan, Rabu.
BACA JUGA: Tujuh ASN Pemkab Sleman Kena Sanksi Disiplin
Ia menjelaskan seluruh ruangan dari ruang kelas hingga ruang guru dan kepala sekolah kebanjiran.
Total ada sembilan ruangan di sekolah itu yang lokasinya lebih tinggi dari halaman sekolah.
Sementara, total siswa di sekolah itu sebanyak 143 orang. “Penyebabnya karena intensitas hujan terus menerus dan posisi sekolah lebih rendah dari jalan. Kemudian ada sumbatan air [di sungai] ke arah Rawa Jombor,” kata Wahyu.
Wahyu mengungkapkan kejadian itu sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan (Disdik) melalui Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Bayat.
Soal arsip di sekolah setempat, Wahyu menuturkan tidak terdampak dan sudah ditempatkan pada posisi lebih tinggi.
Wahyu mengakui peristiwa serupa kerap terjadi saat hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Bayat dan sekitarnya. Sekolah berharap saluran di dekat sekolah bisa dibenahi untuk memperlancar aliran ketika debit meningkat.
Kepala TK Pertiwi Krakitan II, Meilina Kurniasari, mengatakan sekolah ikut tergenang air. Total ada 20 siswa di TK tersebut dan sementara belajar dari rumah masing-masing.
Ia juga membenarkan air sempat menggenangi bagian dalam sekolah dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter. Ketinggian air di halaman TK sempat setinggi lutut orang dewasa.
Meilina menuturkan beberapa peralatan drum band serta rak yang biasa untuk menempatkan tas siswa sempat tergenang. Seiring air mulai surut, pengelola sekolah membersihkan sisa genangan dan lumpur di dalam ruangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Wisata air Klaten siapkan padusan Ramadan 2026 dengan tambahan rescue, pentas budaya, dan promo tiket tanpa kenaikan harga.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.