Tragedi Sungai Wiroko: Pelajar Wonogiri Tewas Tenggelam Saat Memancing
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Petugas dan warga mengevakuasi korban terseret ombak di Pantai Klayar, Pacitan, Sabtu (12/4/2025). Antara/ist - SAR Pacitan
Harianjogja.com, BOYOLALI—Dua orang pelajar SMKN 1 Musuk Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah yang tenggelam terseret ombak di Pantai Klayar, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (12/4/2025) ternyata bukan rombongan study tour, tetapi wisata mandiri bersama teman-temannya.
Kanit Intel Polsek Musuk, Bripka Eko Purwanto, menjelaskan korban atas nama Irvan Arrosyidin, 17, pelajar kelas XI SMKN 1 Musuk, beralamat di Wonokembang, Sukorejo, Musuk, Boyolali.
Lalu, korban kedua atas nama Akhmad Yudhianto, 18, warga Gares, Sruni, Musuk, Boyolali dan merupakan pelajar kelas XI di SMKN 1 Musuk.
“Kronologi berawal pada Jumat [11/4/2025] sekitar pukul 14.00 WIB, dengan menggunakan tiga unit sepeda motor dan rombongan lima orang siswa SMKN 1 Musuk berangkat ke Pantai Klayar,” kata dia kepada Espos.id, jaringan Harianjogja.com, Sabtu malam.
Ia menegaskan kegiatan tersebut dilaksanakan atas kesepakatan lima orang tersebut dan dari sekolah tidak mengadakan kegiatan rekreasi.
Mereka kemudian berkemah di Pantai Klayar sejak Jumat sore. Kemudian, pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIB, korban Irvan dan Akhmad bermain di pantai bersama salah satu kawan lain.
BACA JUGA: Dua Pelajar Boyolali Meninggal Dunia di Pantai Klayar
Kemudian, ombak besar datang dan menyeret mereka ke laut. Satu korban berhasil selamat, akan tetapi upaya penyelamatan Irvan dan Akhmad tidak berhasil. Kemudian, keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 08.30 WIB.
“Keluarga mendapat informasi bahwa anaknya meninggal pukul 10.00 WIB,” jelas dia.
Eko mengatakan korban Akhmad direncanakan akan dimakamkan pada Sabtu malam, sedangkan Irvan pada Minggu akan tetapi waktunya belum diketahui.
Ketua MKKS SMK Kabupaten Boyolali, Suyatna, turut berduka cita atas kejadian tersebut. Ia membenarkan korban berasal dari SMKN 1 Musuk. “Itu kejadian saat bermain sendiri bukan kegiatan sekolah,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Prabowo menargetkan 30 ribu Kopdes Merah Putih beroperasi pada Juli 2026 untuk memperkuat ekonomi desa di seluruh Indonesia.
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.