Petugas Sensus Ekonomi 2026 Keluhkan Honor, BPS Semarang Buka Suara
Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Semarang mengeluhkan honor belum cair. BPS menegaskan pembayaran tetap mengacu pada SPK dan masih diproses.
Keterangan nonhalal terpasang di Etalase Kedai Ayam Goreng Widuran, Solo, Jumat (20/5/2025). (Espos/Wahyu Prakoso)
Harianjogja.com, SOLO–Kedai Ayam Goreng Widuran, Solo kembali beroperasi pada Jumat (20/6/2025) setelah sempat viral beberapa waktu lalu. Pengelola kini memasang keterangan nonhalal.
Pantauan Espos, kedai Ayam Goreng Widuran, Solo sudah beroperasi mulai pukul 09.00 WIB. Beberapa pelanggan memesan produk Ayam Goreng Widuran dan makan di tempat.
BACA JUGA: Pemkot Solo Dinilai Bersalah dalam Kasus Ayam Goreng Widuran Nonhalal
Beberapa keterangan produk nonhalal sudah dipasang melalui MMT di depan kedai, kemasan ayam goreng, dan etalase. Tidak ada perubahan lain selain keterangan nonhalal.
Salah satu perwakilan Kedai Ayam Goreng Widuran, Victor, menjelaskan membuka kedai sesuai arahan Pemkot Solo pekan lalu. Kedainya melakukan perbaikan sesuai arahan Pemkot Solo lalu membuka kedai hari ini.
“Kami sudah sesuai arahan Pemkot Solo dengan melabeli nonhalal pada kemasan, etalase, dan MMT. Kami penuhi supaya tidak ada kesalahpahaman lagi. Harapan kami semoga semua lancar, mohon doa restu masyarakat semua,” jelas dia kepada wartawan.
Dia menjelaskan karyawan juga telah diedukasi untuk menyampaikan produk yang dijual nonhalal kepada pelanggan. Hal ini dilakukan supaya warga yang mengkonsumsi nonhalal saja yang membeli produk kuliner tersebut.
Menurut dia, Kedai Ayam Goreng Widuran tidak pernah mengklaim makanan tersebut halal. Kedai Ayam Goreng Widuran tutup sementara waktu lebih kurang satu bulan. Kini Kedai Ayam Goreng Widuran buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB sampai 18.00 WIB.
“Kami buka lagi ya sudah kami ikuti saja, ini kami label nonhalal, menu nonhalal. Kami sekarang berjalan nonhalal tidak ada pengecualian,” ujar dia.
Dia tidak menjelaskan berapa kerugian selama tutup. Victor mengatakan kini Kedai Ayam Goreng Widuran buka kembali sesuai arahan Pemkot Solo.
Salah satu pembeli, Astrika menjelaskan sudah lama menunggu rumah makan Ayam Goreng buka. Dia melintasi Jl. Sutan Syahrir, Solo, lalu mendapati Kedai Ayam Goreng Widuran buka. Ia pun membeli dua ayam kremes. “Sudah lama menanti dibuka. Saya langganan selama 5 tahun lebih, tapi tidak sering-sering banget,” kata dia.
Menurut dia, Ayam Goreng Widuran terkenal enak. Biasanya membeli untuk makan keluarga di rumah dan untuk oleh-oleh keluarga datang dari luar kota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Semarang mengeluhkan honor belum cair. BPS menegaskan pembayaran tetap mengacu pada SPK dan masih diproses.
Komisi III DPR meminta Polda Metro Jaya mengusut tuntas dan transparan kasus kematian Sutrimo yang masih didalami polisi.
Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia karena alasan pribadi. Destry Damayanti ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara.
Kementerian Imipas mengungkap korban TPPO kini banyak berasal dari lulusan S1 dan S2. Modus lowongan kerja bergaji tinggi di media sosial jadi pemicu.
PDIP Sleman memperingati Kudatuli dengan diskusi dan teatrikal untuk mengenalkan sejarah demokrasi serta semangat Reformasi kepada Gen Z.
FKG UI menegaskan edukasi kesehatan gigi sejak dini penting untuk mencegah masalah gigi yang masih dialami 57 persen masyarakat Indonesia.