Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Keterangan nonhalal terpasang di Etalase Kedai Ayam Goreng Widuran, Solo, Jumat (20/5/2025). (Espos/Wahyu Prakoso)
Harianjogja.com, SOLO–Kedai Ayam Goreng Widuran, Solo kembali beroperasi pada Jumat (20/6/2025) setelah sempat viral beberapa waktu lalu. Pengelola kini memasang keterangan nonhalal.
Pantauan Espos, kedai Ayam Goreng Widuran, Solo sudah beroperasi mulai pukul 09.00 WIB. Beberapa pelanggan memesan produk Ayam Goreng Widuran dan makan di tempat.
BACA JUGA: Pemkot Solo Dinilai Bersalah dalam Kasus Ayam Goreng Widuran Nonhalal
Beberapa keterangan produk nonhalal sudah dipasang melalui MMT di depan kedai, kemasan ayam goreng, dan etalase. Tidak ada perubahan lain selain keterangan nonhalal.
Salah satu perwakilan Kedai Ayam Goreng Widuran, Victor, menjelaskan membuka kedai sesuai arahan Pemkot Solo pekan lalu. Kedainya melakukan perbaikan sesuai arahan Pemkot Solo lalu membuka kedai hari ini.
“Kami sudah sesuai arahan Pemkot Solo dengan melabeli nonhalal pada kemasan, etalase, dan MMT. Kami penuhi supaya tidak ada kesalahpahaman lagi. Harapan kami semoga semua lancar, mohon doa restu masyarakat semua,” jelas dia kepada wartawan.
Dia menjelaskan karyawan juga telah diedukasi untuk menyampaikan produk yang dijual nonhalal kepada pelanggan. Hal ini dilakukan supaya warga yang mengkonsumsi nonhalal saja yang membeli produk kuliner tersebut.
Menurut dia, Kedai Ayam Goreng Widuran tidak pernah mengklaim makanan tersebut halal. Kedai Ayam Goreng Widuran tutup sementara waktu lebih kurang satu bulan. Kini Kedai Ayam Goreng Widuran buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB sampai 18.00 WIB.
“Kami buka lagi ya sudah kami ikuti saja, ini kami label nonhalal, menu nonhalal. Kami sekarang berjalan nonhalal tidak ada pengecualian,” ujar dia.
Dia tidak menjelaskan berapa kerugian selama tutup. Victor mengatakan kini Kedai Ayam Goreng Widuran buka kembali sesuai arahan Pemkot Solo.
Salah satu pembeli, Astrika menjelaskan sudah lama menunggu rumah makan Ayam Goreng buka. Dia melintasi Jl. Sutan Syahrir, Solo, lalu mendapati Kedai Ayam Goreng Widuran buka. Ia pun membeli dua ayam kremes. “Sudah lama menanti dibuka. Saya langganan selama 5 tahun lebih, tapi tidak sering-sering banget,” kata dia.
Menurut dia, Ayam Goreng Widuran terkenal enak. Biasanya membeli untuk makan keluarga di rumah dan untuk oleh-oleh keluarga datang dari luar kota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor