Trump Hentikan Operasi Hormuz Seusai Saudi Tolak Akses Militer AS
Donald Trump menghentikan sementara Project Freedom setelah Arab Saudi menolak akses pangkalan dan wilayah udara militer AS.
Ilustrasi. /Reuters-Mussa Qawasma
Harianjogja.com, WONOGIRI—Aparat Satreskrim Polres Wonogiri menangkap seorang warga berinisial AS, 21, yang diduga menjadi provokator dalam perencanaan kericuhan yang menyasar kantor DPRD Wonogiri.
Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, mengatakan dalam konferensi pers di Mapolres Wonogiri, Rabu (3/8/2025), AS ditangkap atas dugaan memprovokasi sejumlah orang untuk melakukan tindakan vandalisme. Provokasi itu disampaikan di grup Whatsapp bernama Wonogiri Bergerak yang beranggotakan sekitar 20-an orang.
Para anggota grup direkrut dari grup lain yang bernama Wonogiri Thrift. Semula provokasi AS disampaikan di grup tersebut. Kemudiam provokasi lebih gencar dilakukan di grup yang dia buat sendiri.
Salah satu provokasi yang dia sampaikan yakni mengajak anggota grup yang beberapa di antaranya masih anak sekolah untuk membuat senjata tajam menggunakan gear sepeda motor yang diberi tali.
BACA JUGA: Pegawai dan Aset Terkait Haji di Kemenag Dialihkan ke Kementerian Baru
Senjata itu diniatkan untuk melukai petugas saat demonstrasi. Mereka merencanakan mengikuti unjuk rasa pada Minggu (31/8/2025) di kantor DPRD Wonogiri. Namun, demo batal digelar.
“Memang kejadian anarkis [vandalisme] belum terjadi di Wonogiri. Tetapi kami tidak mau peristiwa itu terjadi, kemudian baru kami tindak. Makanya sebelum kejadian, kami cegah, provokatornya kami tangkap,” kata Wahyu kepada wartawan, Rabu.
Wahyu mengungkapkan AS memanfaatkan gejolak sosial yang terjadi untuk melakukan provokasi tersebut. Polisi menganggap AS sengaja menyebarluaskan ujaran kebencian terhadap pemerintah dan aparat kepolisian dengan tujuan membuat keonaran.
Pelaku juga membuat pamflet tentang ajakan demo yang bermaksud untuk menimbulkan kekacauan dan vandalisme di Kabupaten Wonogiri.
Wahyu menyebut, penangkapan AS juga masih berhubungan dengan penangkapan delapan anak SMA dan SMP pada Minggu (31/8/2025). Beberapa anak yang ditangkap itu tergabung dalam grup yang dibuat AS. Penangkapan AS juga bagian dari pengembangan penangkapan delapan anak yang diduga merencanakan perusakan di DPRD Wonogiri itu.
“Selain di grup, pelaku juga menyampaikan provokasinya melalui status WA, sehingga banyak juga yang melihat selain member grup yang dia buat,” ujarnya.
Kasatreskrim Polres Wonogiri, Iptu Agung Sadewo, mengatakan kasus ini masih dalam proses pendalaman lebih lanjut. Polisi masih memeriksa dua orang lain yang merupakan admin dari grup Wonogiri Bergerak. Saat ini kedua orang itu masih berstatus sebagai saksi.
Agung menuturkan AS melakukan provokasi itu karena memiliki motif membuat kegaduhan di Wonogiri. Tetapi dia belum bisa memastikan motivaso AS merencanakan kericuhan tersrbut. Polisi masih mendalami kemungkinan pihak lain yanh terlibat atau mendorong AS melakukan hal tersebut.
Sejumlah ujaran provokasi yang disampaikan AS antara lain sebagai berikut, "iki kota liyane wis rusuh, mosok Wonogiri damai-damai wae. Nek ana sing duwe webing (pita kain) paling ora telung meter, kei gear sing digerinda sepertelu ben kena nggo nggabruske raine polisi. [ini kota lainnya sudah rusuh, masak Wonogiri damai-damai saja. Kalau ada yang bawa kain paling enggak tiga meter, itu gear yang digerinda sepertiga biar kena buat bikin lecet muka polisi],"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Donald Trump menghentikan sementara Project Freedom setelah Arab Saudi menolak akses pangkalan dan wilayah udara militer AS.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.