Video Maba Dugem di Pendopo Ageng ISI Solo, Kampus Minta Maaf
Video mahasiswa baru ISI Solo berjoget di Pendopo Ageng viral. Kampus meminta maaf dan menyiapkan edukasi etika serta wawasan budaya. /Instagram.
Harianjogja.com, SOLO—Video sejumlah mahasiswa baru Institut Seni Indonesia (ISI) Solo berjoget seperti layaknya Dugem di Pendopo Ageng kampus viral di media sosial. Pihak ISI Solo meminta maaf dan akan memberikan edukasi mengenai etika, nilai budaya, dan adab kepada mahasiswa.
Video berdurasi sekitar 52 detik tersebut beredar luas di media sosial pada Sabtu (22/8/2026). Dalam video itu, sejumlah mahasiswa baru terlihat berjoget seperti di tempt hiburan malam saat kegiatan kampus berlangsung.
Peristiwa tersebut menuai sorotan dari warganet. Aksi mahasiswa baru itu dinilai sebagian pengguna media sosial tidak sesuai dengan etika di lingkungan kampus, terutama karena dilakukan di area Pendopo Ageng ISI Solo.
Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan ISI Solo Esha Karwinarno menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Pihak kampus juga akan memberikan pemahaman lebih lanjut kepada mahasiswa.
"Kami mohon maaf atas kejadian tersebut dan akan melakukan edukasi lebih lanjut terkait hal itu. Hari Jumat 28 Agustus 2026 akan ada stadium general wawasan budaya yang harapannya bisa kembali memberikan pemahaman tentang nilai-nilai, etika dan adab yang mungkin sekarang sudah tergerus," ujar Esha.
Video Direkam Setelah PKKMB
BACA JUGA
Esha menjelaskan video tersebut direkam ketika rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) telah selesai. Saat itu, mahasiswa baru mengikuti penutupan expo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Menurutnya, expo tersebut menjadi bagian dari kegiatan pengenalan berbagai UKM kepada mahasiswa baru. Para mahasiswa diberikan kesempatan mengetahui aktivitas organisasi yang tersedia di kampus sebelum menentukan UKM yang akan diikuti.
"Jadi kegiatan kemarin itu pada penutupan expo UKM, setelah selesai PKKMB, sudah selesai itu. Itu hari terakhir kemarin kan pengenalan masing-masing UKM, jadi urut-urutan, biasa. Dari UKM kerohanian terus ke semua UKM presentasi ke teman-teman [mahasiswa baru]. Biar bisa memilih akan ke UKM yang mana kira-kira aktivitasnya di mana," katanya.
Esha menyebut aksi joget terjadi menjelang akhir kegiatan. Ketika musik diputar, sejumlah mahasiswa kemudian ikut berjoget hingga terekam dalam video yang akhirnya viral.
"Nah di ujung-ujung [acara] itu kan memang ada musik itu. Setelah selesai itu kan teman-teman panitia pada dag-dig-dug begitu. Terus akhirnya bertambah bertambah, muncul yang divideo itu kok ya ndelalah bagian-bagian yang ... itu di belakang panggung loh di belakang, bukan di muka, yang sebetulnya tidak terlihat kalau kita dari penampilan itu enggak," ujarnya.
Meski demikian, Esha tetap menyayangkan kejadian tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
"Ya terus terang kami minta maaf karena ada mahasiswa kami yang seperti itu. Tapi itu sebetulnya joget-joget ekspresif saja. Tidak sadar bahwa itu punya konotasi dan makna yang berbeda," tuturnya.
Kampus Akan Beri Edukasi soal Etika
Pihak ISI Solo sebelumnya telah meminta panitia PKKMB memberikan klarifikasi mengenai video tersebut. Klarifikasi itu disampaikan melalui media sosial pada Jumat (21/8/2026) malam.
Namun, menurut Esha, unggahan klarifikasi tersebut tidak ikut menjadi bagian dari konten yang banyak beredar. Sebaliknya, video aksi mahasiswa baru justru semakin menyebar.
"Tadi malam teman-teman panitia yang mahasiswa itu sebenarnya sudah klarifikasi lewat postingan juga. Cuma yang viral bukan postingan yang klarifikasi. Justru yang semakin berkembang adalah video-video yang menarik untuk viral itu. Jadi amplifier-nya seperti itu yang beredar," katanya.
Pimpinan ISI Solo kemudian menggelar rapat pada Sabtu pagi untuk meminta penjelasan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. Panitia PKKMB juga telah menyampaikan kronologi kepada pimpinan kampus.
"Sabtu pagi rapat pimpinan ISI karena pimpinan minta klarifikasi terkait pelaksanaan itu dari panitia, dan sudah disampaikan bahwa sebetulnya panitia sudah melakukan klarifikasi juga di media sosial," kata Esha.
Sebagai tindak lanjut, ISI Solo akan menggelar stadium general wawasan budaya pada Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai nilai budaya, etika, dan adab di lingkungan kampus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Share