Pemkab Magelang Perbanyak SPKL, 70 Titik Pengisian Mobil Listrik Disiapkan

Nina Atmasari
Nina Atmasari Selasa, 06 Oktober 2026 23:57 WIB
Pemkab Magelang Perbanyak SPKL, 70 Titik Pengisian Mobil Listrik Disiapkan

Bupati Magelang Grengseng Pamuji saat meresmikan SPKL VGreen–VinFast di TIC (Tourist Information Center), Selasa (6/10/2026). /Ist-Dok Prokompim Pemkab Magelang

Harianjogja.com, MAGELANG—Pemerintah Kabupaten Magelang mendorong penambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di wilayah tersebut. Pengembangan infrastruktur kendaraan listrik itu diharapkan mendukung transisi energi sekaligus memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan pengembangan SPKL menjadi salah satu bentuk sinergi pemerintah daerah dengan dunia usaha dalam mendukung program nasional percepatan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Hal tersebut disampaikan Grengseng saat meresmikan SPKL VGreen–VinFast hasil kolaborasi VGreen Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Magelang di TIC (Tourist Information Center), Rabu (7/10/2026).

“Pengembangan infrastruktur kendaraan listrik memiliki manfaat strategis, tidak hanya untuk mengurangi emisi gas buang dan menjaga lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah melalui optimalisasi aset pemerintah daerah," katanya.

Enam SPKL Sudah Beroperasi

Saat ini, Kabupaten Magelang telah memiliki enam titik SPKL. Lokasinya berada di kantor Pemkab Magelang, Kolam Renang Mendut, DPMPTSP, Stadion Amarta, serta dua titik di depan TIC.

Menurut Grengseng, keberadaan SPKL tersebut menunjukkan aset daerah dapat dimanfaatkan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan.

“Ini membuktikan pengelolaan aset daerah dapat memberikan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan bagi pembangunan Kabupaten Magelang,” ujarnya.

Kabupaten Magelang dinilai memiliki posisi strategis untuk pengembangan jaringan SPKL. Wilayah ini berada di antara Yogyakarta dan Semarang serta memiliki banyak destinasi wisata yang menjadi tujuan masyarakat dan wisatawan.

Karena itu, Pemkab Magelang mendorong agar pengembangan SPKL tidak hanya terkonsentrasi di kawasan Borobudur. Infrastruktur kendaraan listrik juga diharapkan menjangkau kawasan wisata dan titik strategis lainnya, seperti Ketep Pass, Sawangan, Telomoyo, Merbabu, serta wilayah lainnya.

“Magelang bukan hanya Borobudur. Kita memiliki banyak destinasi wisata yang perlu didukung dengan infrastruktur transportasi, termasuk bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan listrik,” katanya.

Puluhan SPKL dan Battery Swap Disiapkan

Berdasarkan data yang diterima Pemkab Magelang, terdapat rencana pembangunan sekitar 70 titik SPKL untuk mobil. Selain itu, terdapat rencana pembangunan 74 titik battery swap station untuk sepeda motor yang saat ini tengah berproses.

Penambahan infrastruktur tersebut diharapkan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan yang menggunakan kendaraan listrik. Pemkab Magelang juga berharap keberadaan jaringan pengisian kendaraan listrik dapat mendorong pertumbuhan sektor transportasi, pariwisata, dan ekonomi daerah.

Pemerintah daerah membuka peluang kolaborasi lebih lanjut dengan dunia usaha agar pembangunan infrastruktur kendaraan listrik tidak berhenti pada titik yang sudah tersedia. Penambahan SPKL di lokasi strategis diharapkan membuat akses pengguna kendaraan listrik semakin luas.

“Kami membuka diri terhadap investasi dan inovasi yang ramah lingkungan. Harapannya, kolaborasi ini tidak berhenti pada peresmian, tetapi terus berkembang ke lokasi-lokasi strategis lainnya di seluruh Kabupaten Magelang,” pungkas Grengseng.

VinFast Fokus Kembangkan Charging Station di Jawa

Sementara itu, Head Business Development VinFast Indonesia Resni Endah mengatakan Pulau Jawa menjadi salah satu fokus utama pengembangan jaringan charging station VinFast. Kabupaten Magelang dipandang strategis karena merupakan salah satu tujuan wisata utama di Jawa Tengah.

“Dengan adanya infrastruktur di sini, kami berharap bisa mendukung penggunaan mobil listrik dan juga mendukung program pemerintah,” kata Resni.

Untuk tahap awal, SPKL VinFast yang tersedia diperuntukkan bagi pengguna kendaraan VinFast. Layanan pengisian daya bagi pemilik kendaraan VinFast diberikan secara gratis hingga 31 Maret 2029.

Resni menambahkan pengembangan jaringan charging station selanjutnya akan terus diarahkan ke lokasi-lokasi yang memiliki potensi tinggi. Kawasan wisata dan titik strategis lainnya menjadi bagian dari lokasi yang dipertimbangkan dalam pengembangan jaringan tersebut.

Dengan penambahan SPKL dan battery swap station, Pemkab Magelang berharap ekosistem kendaraan listrik dapat berkembang lebih luas. Infrastruktur tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan di berbagai kawasan Kabupaten Magelang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online