RSUD Muntilan Luncurkan DIAMOND, Ini Fungsi Sistem Digitalnya

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jum'at, 09 Oktober 2026 19:07 WIB
RSUD Muntilan Luncurkan DIAMOND, Ini Fungsi Sistem Digitalnya

Direktur RSUD Muntilan, dr. Yuniar memantau Dashboard Manajemen DIAMOND dalam peluncuran di Aula Borobudur RSUD Muntilan, Jumat (9/10/2026). /Harian Jogja-Nina Atmasari

Harianjogja.com, MAGELANG—RSUD Muntilan Kabupaten Magelang mulai menguji sistem pelaporan dan pemantauan kinerja berbasis digital melalui Dashboard Manajemen DIAMOND. Pada tahap awal, sistem ini diterapkan dalam satu siklus pelaporan di empat instalasi, yakni Instalasi Gawat Darurat (IGD), Rawat Jalan, Rawat Inap, dan Farmasi.

Peluncuran Dashboard Manajemen DIAMOND berlangsung di Aula Borobudur RSUD Muntilan, Jumat (9/10/2026). Sistem tersebut dikembangkan untuk mengintegrasikan data monitoring dan evaluasi dari berbagai unit kerja agar dapat dimanfaatkan dalam perencanaan program, penganggaran, hingga pengambilan keputusan manajemen rumah sakit.

Direktur RSUD Muntilan, dr. Yuniar, mengatakan pengelolaan rumah sakit pada era digital membutuhkan dukungan informasi yang cepat, akurat, dan terintegrasi. Karena itu, ia berharap DIAMOND dapat digunakan secara optimal untuk memantau capaian kinerja sekaligus mengidentifikasi permasalahan yang muncul di lingkungan rumah sakit.

“Saya berharap DIAMOND tidak hanya menjadi sebuah aplikasi, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai sarana untuk memantau capaian kinerja, mengidentifikasi permasalahan, serta mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih tepat dan berbasis data,” ujarnya, salam pengarahannya.

DIAMOND Integrasikan Data Monitoring dan Evaluasi

DIAMOND merupakan singkatan dari Digitalisasi, Integrasi, Analisis, Monitoring, dan Notifikasi. Sistem ini dirancang untuk menghimpun, memvalidasi, menganalisis, serta menyajikan data dari berbagai unit kerja dalam bentuk tabel, grafik, status pelaporan, dan notifikasi.

Melalui dashboard tersebut, data dari setiap instalasi akan dikumpulkan dalam satu sistem terintegrasi. Sebelum ditampilkan sebagai informasi bagi manajemen, data yang masuk akan diperiksa untuk memastikan kelengkapan dan konsistensinya.

DIAMOND juga dilengkapi fitur status pelaporan dan notifikasi untuk membantu memantau laporan yang belum diselesaikan serta tindak lanjut yang masih perlu dilakukan. Mekanisme ini diharapkan membuat proses monitoring dan evaluasi lebih terstruktur, sehingga kendala dalam pelaksanaan program dapat diketahui dan ditangani secara lebih terarah.

Bukan Pengganti Sistem Informasi Rumah Sakit

Kasubbag Program Perencanaan dan Anggaran RSUD Muntilan, Lidwina Dwi Harjanti Werdiastuti, menjelaskan pengembangan DIAMOND ditujukan untuk memperkuat pengelolaan data monitoring dan evaluasi di lingkungan rumah sakit.

Sistem tersebut akan melengkapi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang telah berjalan. DIAMOND tidak dirancang untuk menggantikan SIMRS maupun sistem pelayanan yang sudah ada, melainkan menjadi sarana pendukung pelaporan manajemen dan evaluasi program.

"Dalam penerapannya, data yang dihimpun melalui dashboard diharapkan membantu manajemen melihat perkembangan capaian, menelusuri kendala, serta memperkuat koordinasi dan tindak lanjut antarunit," jelas Lidwina.

Informasi yang dihimpun melalui DIAMOND juga diarahkan untuk mendukung penyusunan program dan anggaran sesuai kebutuhan organisasi. Dengan pendekatan tersebut, hasil monitoring diharapkan tidak sekadar menjadi laporan administratif, tetapi juga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya.

Uji Coba Dimulai dari Empat Instalasi

Pada tahap awal, RSUD Muntilan akan menguji coba DIAMOND selama satu siklus pelaporan di empat instalasi, yaitu IGD, Rawat Jalan, Rawat Inap, dan Farmasi.

Proses pengujian mencakup pengisian data oleh masing-masing instalasi, validasi oleh tim terkait, penyajian informasi melalui dashboard, serta pemanfaatan hasil monitoring untuk evaluasi dan tindak lanjut.

Melalui tahapan tersebut, sistem DIAMOND diharapkan dapat mendukung pemantauan kinerja lintas unit secara lebih terintegrasi. Data yang tersaji dalam satu dashboard juga ditujukan untuk membantu manajemen RSUD Muntilan dalam mengevaluasi pelaksanaan program, memperkuat koordinasi antarunit, dan menyusun perencanaan berbasis data.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online