Kenangan Terakhir Keluarga Bersama Hariyadi Korban ATR 42-500 Karangan
Momen terakhir komunikasi keluarga dengan Hariyadi korban ATR 42-500 Karanganyar meninggalkan kenangan hangat sebelum gugur menjalankan tugas.
Foto ilustrasi mendaki gunung, dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, KARANGANYAR— Upaya pencarian pendaki yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, hingga hari ke-9 masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian secara intensif sejak pagi hingga sore hari, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban, Selasa (27/1/2026).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan bahwa pada hari ke-9 pencarian, sebanyak enam Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan untuk menyisir sejumlah titik. Operasi dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan dihentikan sekitar pukul 16.00 WIB.
“Enam SRU kami gerakkan sejak pagi sampai sore hari ini, namun hasilnya masih nihil,” ujar Hendro kepada Espos, Selasa petang.
Dalam pelaksanaan pencarian, fokus utama diarahkan pada area Pos 3 jalur pendakian Bukit Mongkrang. Hal ini menindaklanjuti laporan adanya bau anyir yang diduga tercium di sekitar lokasi tersebut. Untuk memastikan laporan itu, tim khusus diterjunkan guna melakukan penyisiran secara menyeluruh, termasuk penyisiran vertikal.
“Terkait bau anyir yang diperkirakan berada di Pos 3, hari ini kami turunkan tim sendiri untuk meneliti lokasi tersebut, termasuk tim vertikal. Hasilnya masih belum ditemukan apa-apa,” jelasnya.
Selain penyisiran jalur pendakian, upaya pencarian juga diperkuat dengan penambahan personel relawan. Pada hari yang sama, tim relawan Wanadri dari Bandung mengirimkan lima personel guna membantu operasi pencarian pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang.
“Hari ini juga kedatangan tim Wanadri dari Bandung sebanyak lima personel. Rencananya mereka nge-camp di puncak dan mulai bergerak besok pagi,” kata Hendro.
Pada hari ke-9 pencarian, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah turut meninjau langsung proses pencarian di kawasan Bukit Mongkrang. Kunjungan tersebut melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten Karanganyar, BPBD, Forkopimcam, Basarnas, serta pihak keluarga korban.
“Pak Sekda juga membantu dukungan logistik, khususnya untuk dapur umum,” imbuh Hendro.
Ia menambahkan bahwa Rabu (28/1/2026) menjadi hari terakhir masa perpanjangan operasi pencarian. Keputusan mengenai apakah pencarian akan dilanjutkan atau dihentikan akan ditentukan setelah dilakukan evaluasi bersama seluruh pihak terkait.
“Besok hari terakhir perpanjangan. Keputusan akan kami ambil setelah evaluasi besok sore, musyawarah bersama Forkopimcam, Basarnas, BPBD, dan keluarga korban,” ujarnya.
Hendro juga mengungkapkan bahwa kondisi cuaca menjadi salah satu kendala utama selama proses pencarian. Kabut tebal dan hujan yang kerap turun di kawasan Bukit Mongkrang memengaruhi jarak pandang serta efektivitas tim dalam melakukan penyisiran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Momen terakhir komunikasi keluarga dengan Hariyadi korban ATR 42-500 Karanganyar meninggalkan kenangan hangat sebelum gugur menjalankan tugas.
KPK menggeledah rumah anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi dan menyita barang bukti elektronik terkait penyidikan suap audit Muara Enim.
Perguruan tinggi harus ditopang tata kelola, budaya akademik, dan integritas, bukan sekadar biaya kuliah.
Pemberantasan judi online harus menyasar seluruh ekosistem, termasuk rekening penampung dan penegakan hukum.
Kemkomdigi telah memutus akses 3,7 juta situs dan konten judi online sejak Oktober 2024. Sebanyak 32.500 rekening juga ditutup.
Komdigi mengesahkan hasil seleksi frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. XLSMART unggul di 700 MHz, Telkomsel teratas di 2,6 GHz.