Advertisement

Banjir Rendam 16 Desa di Klaten, 120 Warga Mengungsi

Taufiq Sidik Prakoso
Rabu, 04 Maret 2026 - 11:07 WIB
Abdul Hamied Razak
Banjir Rendam 16 Desa di Klaten, 120 Warga Mengungsi Foto ilustrasi banjir bandang, dibuat menggunakan Artifical Intelligence / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, KLATEN — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Klaten sejak Selasa (3/3/2026) sore hingga malam memicu banjir di sejumlah kawasan. Sedikitnya 16 desa di lima kecamatan terdampak genangan dengan ketinggian air bervariasi.

Sejumlah warga terpaksa mengungsi setelah air masuk ke permukiman mereka.

Advertisement

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Klaten (BPBD) hingga Rabu (4/3/2026) pukul 02.46 WIB, banjir terjadi di Kecamatan Cawas (5 desa), Trucuk (5 desa), Prambanan (3 desa), Wedi (1 desa), dan Bayat (2 desa). Ketinggian air di jalan perkampungan dilaporkan berkisar antara 10 sentimeter hingga 1 meter.

Tanggul Jebol di Dua Titik

Selain genangan, tanggul sungai dilaporkan jebol di dua lokasi di Kecamatan Cawas, yakni di Desa Japanan dan Desa Tlingsing. Kondisi tersebut memperparah luapan air ke area permukiman warga.

Meski demikian, di sejumlah titik genangan mulai surut sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari.

BPBD Dirikan Posko Taktis

Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Syahruna, mengatakan pihaknya bersama SAR gabungan dan relawan masih melakukan pendataan serta penanganan awal di lapangan.

"Saat ini kami sudah mendirikan posko taktis di Balai Desa Cawas untuk mempermudah penanganan," kata Syahruna saat dihubungi Espos, Rabu.

Hingga pukul 08.12 WIB, sekitar 120 warga tercatat mengungsi di beberapa lokasi di Desa Cawas. Evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menghindari risiko yang lebih besar jika debit air kembali meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : espos.id

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Lampaui Rata-Rata Nasional, Jawa Tengah Jadi Motor Penggerak MBG

Lampaui Rata-Rata Nasional, Jawa Tengah Jadi Motor Penggerak MBG

News
| Rabu, 04 Maret 2026, 12:27 WIB

Advertisement

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Wisata
| Minggu, 01 Maret 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement