Advertisement

Harga Plastik Melonjak, Pedagang Pasar Minta Pembeli Bawa Tas Sendiri

Nikmatul Faizah
Jum'at, 03 April 2026 - 20:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Harga Plastik Melonjak, Pedagang Pasar Minta Pembeli Bawa Tas Sendiri Pembeli memilih cabai rawit merah di Pasar Beringharjo, Jogja, Sabtu (4/11 - 2023). – Harian Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, BOYOLALI — Lonjakan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakan pedagang di Pasar Sunggingan, Boyolali. Kondisi ini memaksa mereka mengubah strategi, mulai dari membatasi penggunaan plastik hingga mengenakan biaya tambahan bagi pembeli.

Salah satu pedagang kelontong, Eny Khusniati, mengaku telah mengimbau pelanggan untuk membawa tas belanja sendiri sejak awal April 2026. Imbauan tersebut bahkan disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada para pelanggan tetapnya.

Advertisement

“Harga plastik bukan sekadar naik, tapi sudah berubah jauh. Jadi pembeli kami minta bawa kantong sendiri dari rumah,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Ia menyebut harga plastik ukuran 35 cm kini melonjak dari Rp20.000 menjadi Rp30.000 per pak berisi 54 lembar. Plastik bungkus juga naik dari Rp28.000 menjadi Rp46.000 per lima pak. Sementara plastik ukuran 1 kilogram meningkat dari Rp6.800 menjadi Rp11.000 per pak.

Untuk menyiasati biaya, Eny mulai mengurangi jumlah plastik yang digunakan. Jika sebelumnya barang belanjaan dipisah dalam beberapa kantong, kini disatukan dalam satu plastik besar.

Meski berencana mengenakan tarif Rp300 per kantong tambahan, ia mengaku kerap mengurungkan niat tersebut karena mempertimbangkan pelanggan.

Pedagang Mulai Terapkan Tarif Plastik

Pedagang lain, Surati, memilih kebijakan berbeda. Di tokonya, kemasan gratis hanya menggunakan kardus, sementara pembeli yang tetap meminta plastik dikenakan biaya tambahan.

Tarif yang diberlakukan bervariasi, mulai dari Rp500 hingga Rp2.000 per kantong, tergantung ukuran dan jenis plastik.

“Sekarang pembeli sudah mulai terbiasa membawa wadah sendiri,” katanya.

Harga di Tingkat Distributor Ikut Naik

Kenaikan harga juga dibenarkan pedagang plastik setempat, Dedy Yamato. Ia menyebut hampir semua jenis plastik mengalami lonjakan harga signifikan.

Plastik merek Bambu misalnya, naik dari Rp6.500 menjadi Rp10.000 per pak. Plastik bungkus ukuran 32 cm meningkat dari Rp10.000 menjadi Rp14.000 per pak. Sementara cup plastik naik dari Rp8.500 menjadi Rp14.000 per pak, dan cup jumbo dari Rp13.000 menjadi Rp21.000 per pak.

Menurut Dedy, kondisi ini membuat sebagian pembeli menunda pembelian atau mencari harga lebih murah di tempat lain. Bahkan, stok dari pemasok juga sempat terbatas.

Dipicu Gangguan Pasokan Global

Kenaikan harga plastik ini tidak lepas dari faktor global. Budi Santoso sebelumnya menjelaskan lonjakan harga dipicu gangguan pasokan bahan baku akibat konflik di Timur Tengah.

Salah satu bahan utama plastik, yakni nafta, masih banyak diimpor dari kawasan tersebut. Ketika pasokan terganggu, proses produksi dan distribusi ikut terdampak, sehingga harga di pasar ikut terkerek naik.

Pemerintah kini tengah menjajaki alternatif pasokan dari sejumlah negara lain seperti Afrika, India, dan Amerika guna menjaga stabilitas harga.

Selain Indonesia, dampak serupa juga dirasakan sejumlah negara di Asia seperti Singapura, Korea Selatan, Taiwan, hingga Thailand. Pemerintah berharap kondisi global segera membaik agar pasokan kembali stabil dan harga plastik bisa terkendali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : espos.id

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Bulog Targetkan Penyaluran 828 Ribu Ton Beras SPHP Sepanjang 2026

Bulog Targetkan Penyaluran 828 Ribu Ton Beras SPHP Sepanjang 2026

News
| Jum'at, 03 April 2026, 23:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement