Advertisement
Siswa SMP di Sumberlawang Sragen Tewas, Polisi Gelar Olah TKP
Tim Satreskrim Polres Sragen dan Polsek Sumberlawang, Sragen, melakukan olah kejadian perkara dugaan perkelahian berujung meninggalnya seorang pelajar SMP di Sumberlawang, Sragen, Selasa (7/4/2026). (Solopos - Tri Rahayu)
Advertisement
Harianjogja.com, SRAGEN — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait meninggalnya seorang siswa SMP negeri di wilayah Kecamatan Sumberlawang, Selasa (7/4/2026) sore.
Olah TKP tersebut melibatkan sejumlah saksi, mulai dari siswa hingga guru, guna mengungkap secara rinci kronologi peristiwa yang berujung pada kematian korban.
Advertisement
Dalam proses itu, polisi juga menghadirkan pelaku berinisial D, siswa kelas VIIIA, untuk memperagakan sejumlah adegan. Pelaku didampingi orang tuanya selama rekonstruksi berlangsung.
Dua ruang kelas, yakni VIIIA dan VIIIB, menjadi bagian dari lokasi kejadian. Namun, titik utama berada di kamar mandi yang terletak di belakang pojok ruang kelas VIIIA, yang kini telah dipasangi garis polisi.
BACA JUGA
Olah TKP dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dengan melibatkan tim dari Polsek Sumberlawang serta Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen yang mendokumentasikan setiap adegan.
Dalam rekonstruksi tersebut, terungkap bahwa korban terjatuh setelah diduga ditendang oleh pelaku di area depan kamar mandi. Kepala korban kemudian terbentur sudut bangunan saluran air hujan.
Setelah kejadian, korban sempat dibawa ke ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sebelum akhirnya dilarikan ke fasilitas kesehatan.
Proses olah TKP disaksikan puluhan warga sekitar dan selesai sekitar pukul 16.45 WIB. Usai kegiatan, pelaku langsung dibawa ke Mapolres Sragen untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil sementara, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.10 WIB saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
“Saya baru dari lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mendalami kronologi. Kami masih melakukan penyelidikan bersama Kapolsek Sumberlawang. Mohon bersabar,” ujar salah satu petugas kepolisian.
Ikuti Proses Hukum
Kepala SMP setempat, Agung Jatmiko, menegaskan pihak sekolah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian.
Ia menjelaskan, kejadian bermula saat jam pelajaran berlangsung, ketika korban dan pelaku sama-sama meminta izin ke kamar mandi.
“Saya mengetahui kejadian sekitar pukul 12.00 WIB. Keduanya merupakan siswa kelas VIII, pelaku dari kelas VIIIA dan korban dari VIIIB,” ujarnya.
Sebelumnya, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Sumberlawang sebelum dirujuk ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Pihak kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk sekolah, keluarga korban, serta UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sragen, untuk penanganan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- WFH ASN DIY Mulai Pekan Ini, Car Free Day Tetap Lanjut
- Jadwal KRL Palur-Jogja 7 April 2026 Lengkap dari Pagi hingga Malam
- Makan Bersama Jadi Cara Unik Cegah Stunting di Gowongan
- Dukuh Gugat ke PTUN Seusai Dicopot, Warga Seloharjo Bela Lurah
- Cuaca Tak Menentu di Jogja, Warga Diminta Waspada Pohon Tumbang
Advertisement
Advertisement








