Jadwal Sekaten Solo 2026, Ini Rangkaian Miyos Gangsa hingga Grebeg
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Lokasi penemuan bayi yang diduga dibuang dalam kondisi masih hidup di antara tumpukan sampah dekat jembatan Desa Brangkal, Kecamatan Karanganom, Klaten, Senin (12/8/2024) sore. /Istimewa.
Harianjogja.com, KLATEN—Sesosok bayi yang diduga dibuang ditemukan dalam kondisi masih hidup di antara tumpukan sampah dekat jembatan Desa Brangkal, Kecamatan Karanganom, Klaten, Senin (12/8/2024) sore. Bayi ditemukan dalam kantong plastik berwarna hitam itu kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Kapolsek Karanganom, AKP Panut Haryono menjelaskan bayi berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan seorang warga sekitar pukul 16.00 WIB. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Karanganom. Lokasi penemuan di jembatan atau perbatasan antara Desa Brangkal dengan Desa Ngabeyan, Kecamatan Karanganom.
BACA JUGA : Warga Lendah Temukan Bayi Menangis di Lubang Sebuah Jamban, Polres Kulonprogo Cari Pelakunya
"Lokasi penemuan di antara area persawahan dan jauh dari permukiman. Jenis kelamin perempuan dan diperkirakan baru lahir karena ari-ari masih melekat,” kata Panut dilansir Solopos.
Panut menjelaskan dari hasil pengecekan petugas Puskesmas, bayi dalam kondisi sehat dan normal. Berat bayi sekitar 2,9 kilogram. Polsek segera berkoordinasi dengan Dissos P3APPKB Klaten terkait temuan bayi telantar tersebut.
Personel Polsek Karanganom terus melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi itu. Hal itu termasuk menelusuri siapa ibu sang bayi.
“Terkait dengan penanganan bayi kami koordinasi dengan Puskesmas dan koordinasi dengan Dinas Sosial soal langkah selanjutnya. Adapun terkait perkaranya [pembuangan bayi] kami melaksanakan penyelidikan untuk menelusuri siapa ibu dari bayi atau yang melakukan perbuatan itu [membuang bayi],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Kerusuhan hajatan di Sragen viral di media sosial. Korban bersama tim musik resmi melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Sragen.
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.