Tragedi Sungai Wiroko: Pelajar Wonogiri Tewas Tenggelam Saat Memancing
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Warga Desa Kembang, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, yang sedang bekerja bakti menemukan sejumlah batu yang diduga benda cagar budaya, sekitar bulan Agustus 2024. /iIstimewa.
Harianjogja.com, BOYOLALI—Warga Desa Kembang, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, yang sedang bekerja bakti menemukan sejumlah batu yang diduga benda cagar budaya, sekitar bulan Agustus 2024.
Sejumlah batu yang menjadi objek diduga benda cagar budaya (ODCB) tersebut sempat dicek oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali dan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jateng-DIY, Jumat (27/9/2024).
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Boyolali, Eko Sumardiyanto, mengungkapkan pengecekan untuk memastikan apakah bebatuan yang ditemukan termasuk benda cagar budaya atau tidak.
“Temuan di sana ada beberapa, yaitu pipisan atau alat untuk membuat jamu serta penggilasnya. Terus ada tujuh umpak dan lumpang,” katanya dilansir Espos, Selasa (1/10/2024).
Ia menjelaskan saat mengecek, BPK juga menggambar dan meneliti sehingga akhirnya bisa ditarik kesimpulan apakah batuan yang ditemukan termasuk benda cagar budaya atau tidak.
Eko menjelaskan barang ditemukan saat kerja bakti masyarakat saat pembuatan jalan tembus Desa Kembang-Seboto. Saat penggalian tanah, masyarakat menemukan batu-batu tersebut di kedalaman sekitar dua meter.
Warga lalu melaporkan temuan tersebut ke Pemerintah Desa (Pemdes) Kembang. Selanjutnya, Pemdes melaporkan temuan ke Disdikbud Boyolali.
“Kondisinya yang berupa gilingan itu patah. Untuk pipisan masih utuh. Ada juga umpak, kata RT setempat, di sana ada sunan yang mau mendirikan masjid. Sudah dibuatkan umpak, tapi enggak jadi,” kata dia.
Untuk ukuran umpak, kata dia, sekitar 40 cm. Lalu, panjang pipisan sekitar 20 cm. Benda-benda tersebut kemudian disimpan di rumah ketua RT setempat.
Bebatuan tersebut hanya berada di pinggir jalan sehingga dikhawatirkan ada orang yang mengambil. “Untuk batuannya diperkirakan oleh BPK dari zaman Majapahit. Namun, ini belum diteliti sepenuhnya, baru perkiraan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Pelajar 18 tahun tewas tenggelam di Sungai Wiroko Wonogiri saat memancing. Korban ditemukan setelah 4 jam pencarian.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.