Pengesahan 724 Calon Warga PSHT Karanganyar Malam Ini Dikawal Ketat
Pengesahan 724 calon warga PSHT Karanganyar dikawal 750 personel polisi. Penyekatan dilakukan di perbatasan untuk mencegah rombongan luar daerah.
Foto ilustrasi penangkapan pelaku tindak kejahatan. / Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, KARANGANYAR -- Aparat Kepolisian Resor Karanganyar menangkap seorang pemuda pemuda asal Gemolong, Sragen, IFR, 21, yang membobol brankas di kantor PT Marga Nusantara Jaya, Jaten, Karanganyar, dan membawa kabur uang senilai Rp57 juta kandas.
Dalam waktu tiga hari selepas kejadian, Polres Karanganyar berhasil membekuk pemuda tersebut. Pelaku ditangkap Unit Reskrim Polsek Jaten bersama Tim Resmob Polres Karanganyar pada Kamis (2/10/2025) malam sekitar pukul 20.15 WIB di kawasan Exit Tol Pungkruk, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.
Kapolres Karanganyar, AKBP Hadi Kristanto, melalui PS Kasi Humas Polres Karanganyar, Iptu Mulyadi, menyampaikan aksi pencurian dengan pemberatan (curat) dilakukan IFR pada Senin (29/9/2025) dini hari. Pelaku melancarkan aksinya dengan membobol brankas kantor PT Marga Nusantara Jaya di Dusun Palur, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar.
“Kejadian diketahui karyawan pada pagi hari sekitar pukul 07.30 WIB saat melihat brankas dalam kondisi rusak dan telah dipindahkan ke luar ruangan penyimpanan," kata dia kepada Espos, Jumat (3/10/2025).
Karyawan tersebut kemudian mengecek kondisi brankas. Setelah dicek, uang tunai senilai Rp57.636.205 telah hilang. Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Jaten. Kemudian polisi melakukan penyelidikan kasus tersebut.
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan para saksi. Dari hasil penyelidikan, polisi mengidentifikasi pelaku dan melakukan pengejaran hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sisa uang hasil pencurian senilai Rp14.933.000. "Kami juga mengamankan satu unit handphone, logam mulia seberat 1 gram, koper berisi pakaian, serta tas berisi barang pribadi pelaku," katanya.
Sementara brankas yang dirusak juga diamankan sebagai barang bukti. Ia menambahkan masih mendalami kasus ini termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain serta penggunaan sisa uang yang belum ditemukan. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini ditahan di Mapolres Karanganyar.
“Kami terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika mengetahui adanya tindak kejahatan. Sinergi antara warga dan aparat menjadi kunci menjaga kamtibmas tetap kondusif,” imbuh Iptu Mulyadi..
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : espos.id
Pengesahan 724 calon warga PSHT Karanganyar dikawal 750 personel polisi. Penyekatan dilakukan di perbatasan untuk mencegah rombongan luar daerah.
Sebanyak 25.000 Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus-September 2026 dengan dukungan penuh seluruh kementerian dan lembaga.
Prevalensi stunting di Kota Jogja turun menjadi 8,27 persen pada 2026. Kemantren Kotagede masih mencatat angka stunting tertinggi.
Satpol PP Bantul berhasil mengungkap lokasi yang diduga menjadi tempat produksi miras oplosan di Kalurahan Sabdodadi
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
KPK menyita Toyota Alphard milik Bupati Lombok Barat nonaktif Lalu Ahmad Zaini yang diduga diterima dari pihak swasta terkait proyek di PT Air Minum Giri Menang