Advertisement
Ganti Rugi Lahan Tol Jogja-Bawen Masih Proses Negosiasi Harga
Potret pembangunan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-SS Banyurejo di Kapanewon Tempel pada Rabu (26/2/2025). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, TEMANGGUNG - Ganti rugi lahan yang terkena pembangunan jalan tol Jogja-Bawen di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, masih dalam proses negosiasi harga antara pemerintah dengan pemilik lahan. Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Temanggung Nadia Muna.
"Sebenarnya setiap daerah apabila dibentuk jalan tol (pasti) ada masalah. Saya sudah berkomunikasi dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pasti akan ada masalah dan (di) Temanggung salah satunya," katanya di Temanggung, Rabu.
Advertisement
Nadia mengatakan semoga bisa diambil jalan tengah yang terbaik untuk persoalan biaya ganti rugi lahan pembangunan jalan tol yang melewati Temanggung.
Menurut dia, sampai saat ini belum ada kesepakatan harga, walaupun 50 dari 150 pemilik bidang tanah sudah ada yang menerima.
"Tetapi kita masih berusaha untuk mencari jalan tengah itu. Harganya tentu saja yang lumrah di mana harga lumrah di sana yang saya tahu sekitar Rp500 ribu per meter persegi. Tetapi itu juga mungkin harus banyak komunikasi kita lakukan," katanya.
BACA JUGA: Tol Jogja-Solo: Konstruksi Ruas Klaten-Purwomartani Capai 87,9 Persen
Ia mengatakan sudah melakukan komunikasi dengan Komisi V DPR RI untuk memberikan dorongan terhadap BPJT.
Kemudian, lanjutnya, melakukan komunikasi aktif dengan masyarakat yang terkena pembangunan jalan tol, agar mereka bisa memahami bahwa itu merupakan proyek strategis nasional yang tentu saja harus didukung.
"Sesuai dengan itu Insya-Allah akan ada jalan tengahnya yang kira-kira tidak memberatkan pemerintah tetapi juga bisa diterima masyarakat," katanya.
Menurut dia, pembangunan jalan tol akan berdampak pada kegiatan ekonomi di daerah.
"Salah satu faktor yang bisa meningkatkan perekonomian di kawasan Pringsurat, karena di sana merupakan kawasan perindustrian di Kabupaten Temanggung, sehingga bisa menarik investor untuk membangun industri di sana dan juga mempercepat perekonomian Temanggung," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penerbangan Singapore Airlines ke Dubai Masih Dibatalkan, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement








