Advertisement
Bocah 13 Tahun di Boyolali Meninggal Saat Mancing di Embung Cengklik
Personel BPBD Boyolali saat melakukan evakuasi bocah 13 tahun tenggelam di Embung Cengklik I, Musuk, Boyolali, Minggu (17/8 - 2025).
Advertisement
Harianjogja.com, BOYOLALI - Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun meninggal dunia setelah tenggelam di Embung Cengklik I, Desa/Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali pada Minggu (17/8/2025) sore. Ia diduga tergelincir dan terjatuh ke dalam embung lalu tenggelam.
Kasi Kedaruratan Bencana BPBD Boyolali, Rima Kusuma, menjelaskan kejadian sekitar pukul 15.45 WIB. Korban diidentifikasi bernama Aprilio Putra Sembada, 13, warga Tegalrejo, Ringinlarik, Musuk, Boyolali.
Advertisement
“Menurut salah satu saksi, kejadian terjadi saat dia sedang mencari rumput untuk pakan ternak. Saksi mendengar suara orang minta tolong dan segera menuju sumber suara,” kata dia dihubungi espos.id, Minggu.
BACA JUGA: Belasan Napi di Gunungkidul Langsung Bebas Seusai Peroleh Remisi Kemerdekaan
Ia mengatakan dari kejauhan, ia melihat korban berada di dalam embung. Warga tersebut lalu segera menuju embung akan tetapi setibanya di sana, korban telah tenggelam. Selanjutnya, ia meminta tolong warga lain dan pihak terkait. “Dugaan sementara korban terjatuh karena tergelincir saat memancing,” kata dia.
Ia mengatakan tim dari BPBD Boyolali melakukan operasi SAR gabungan dengan metode menjangkar dari atas perahu mulai pukul 17.20 WIB. Kemudian, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 18.04 WIB.
“Selanjutnya tim medis membawa korban ke RSUD Pandan Arang Boyolali,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : espos.id
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo ke Jogja Minggu 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Jadwal Imsakiyah Jogja 15 Maret 2026, Cek Waktu Sahur dan Buka
- Arus Mudik 2026, Kendaraan Masuk Jogja via Tol Prambanan Naik
- Diskon Tol Mudik 2026: Tarif Cikampek-Kalikangkung Dipangkas
- Program Bule Mengajar Jogja Dihidupkan Lagi, Tarik Pelajar Asing
Advertisement
Advertisement









