Advertisement

Polres Magelang Kota Bantah Lakukan Kekerasan

Lugas Subarkah
Kamis, 09 Oktober 2025 - 20:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Polres Magelang Kota Bantah Lakukan Kekerasan Kecelakaan lalu lintas - Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, MAGELANG–Polres Magelang Kota membantah telah melakukan kekerasan terhadap puluhan orang yang ditangkap pasca kerusuhan dalam demonstrasi 29 Agustus lalu. Dugaan kekerasan terungkap setelah keluarga korban melapor ke LBH Yogyakarta.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Anita Indah Setyaningrum, membenarkan adanya penangkapan beberapa orang di lokasi kejadian. “Yang mana pada saat itu beberapa orang dari mulai ada yang remaja maupun orang yang sudah dewasa ada di TKP, maksudnya adalah tempat pada saat kejadian tersebut,” ujarnya, Kamis (9/10/2025).

Advertisement

Terkait dugaan kekerasan oleh polisi kepada orang-orang yang ditangkap, ia membantahnya. “Kalau kekerasan tidak ada ya, tidak ada. Kita semua juga memperlakukan mereka dengan baik, kita berikan makan. Semua didokumentasikan,” ungkapnya.

Kemudian soal laporan dari salah satu keluarga anak yang tertangkap atas dugaan penyiksaan di Polda Jawa Tengah, ia menyebut masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi. “Kemudian ada juga visum. Sudah dilakukan proses visum, dilakukan di dua tempat. Di bhayangkara dan Tidar,” kata dia.

Laporan ini masuk ke Polda Jawa Tengah pada September lalu. Selain melapor ke Polda Jawa Tengah, keluarga korban tersebut juga ke LBH Yogyakarta, yang kemudian mendampingi sebanyak tujuh keluarga yang sama-sama anaknya ditangkap.

Pelaporan ini menurutnya juga didampingi Komnas HAM. Menurutnya pelaporan ini merupakan hak pelapor. “Ya kalau memang dilakukan, itu kan adalah hak ya, kita tidak bisa mencegah atau apapun tidak bisa,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid

Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid

News
| Kamis, 26 Maret 2026, 15:17 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement