Resmi! Standar B50 Berlaku Juli 2026, Ini Aturan Lengkapnya
Pemerintah tetapkan standar baru biodiesel B50 mulai Juli 2026. Simak aturan, syarat, dan sanksinya..
Anom Suroto/Instagram
Harianjogja.com, KLATEN—Maestro dalang legendaris Ki Anom Suroto telah dimakamkan di Makam Depokan, Desa Juwiring, Klaten, Kamis (23/10/2025) siang, dalam satu cungkup yang sama dengan sang adik, Ki Warseno Slenk, serta kedua orang tua mereka.
Pemakaman dalam satu garis keluarga ini memperkuat jejak sejarah kesenian wayang di Klaten yang diwariskan secara turun-temurun.
Di tempat itu, Maestro dalang Ki Anom Suroto dimakamkan bersebelahan dengan sang adik, Ki Warseno Slenk, serta kedua orang tua mereka, pasangan dalang Ki Sadiyun Harjadarsana dan istrinya.
Ki Anom Suroto wafat pada usia 77 tahun, Kamis (23/10/2025), di RS dr. Oen Surakarta. Jenazah disemayamkan di rumah duka di Kebon Seni, Timasan, Makamhaji, Sukoharjo, sebelum dimakamkan di Makam Depokan, Juwiring, sekitar pukul 15.00 WIB.
Kepala Desa (Kades) Juwiring, Sugiarta, mengungkapkan almarhum Ki Anom Suroto dimakamkan di sebelah makam Ki Warseno Slenk. Dalam satu cungkup makam itu juga terdapat makam kedua orang tua Ki Anom Suroto dan Warseno Slenk.
“Ini proses dudukan [penggalian liang lahat]. Penggalian dilakukan oleh warga,” kata Sugiarta.
Dalang Kondang yang Tak Lupa Kampung Halaman
Sugiarta mengungkapkan Ki Anom Suroto lahir di Juwiring. Masa kecil dalang kondang yang pernah pentas di lima benua itu dihabiskan di sisi timur Klaten.
Meski tak lagi tinggal di desa tersebut, Ki Anom Suroto tak lupa dengan tanah kelahirannya. Ia kerap pulang kampung.
“Beliau asli warga Juwiring, tokoh masyarakat, budayawan yang perlu jadi teladan. Setiap Bulan Suro beliau pasti menyempatkan hadir di acara bersih desa di Juwiring. Terakhir kemarin itu [sekitar Juni 2025] menyempatkan hadir,” kata Sugiarta.
Ki Anom Suroto rutin menghadiri pentas wayang kulit yang menjadi rangkaian bersih desa di Juwiring. “Dalangnya dari keluarga almarhum Ki Harjadarsana [ayah Ki Anom Suroto] secara bergantian. Kemarin yang dalang Mas Amar, putra almarhum Ki Warseno Slenk,” kata Sugiarta.
Tak hanya hadir, Ki Anom Suroto juga pernah tampil di wayangan bersih desa di Juwiring. Ia pernah pentas bersama putranya, Ki Bayu Aji Pamungkas.
Sugiarta menuturkan, kehadiran Ki Anom Suroto setiap tahun menjadi teladan bagi warga dan pengingat bahwa akar budaya Jawa tetap terpelihara di Juwiring.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pemerintah tetapkan standar baru biodiesel B50 mulai Juli 2026. Simak aturan, syarat, dan sanksinya..
Jadwal SIM Keliling Jogja hari ini, Senin 29 Juni 2026, tersedia di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di MPP Balai Kota Jogja.
Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri sebagai pelatih Korea Selatan setelah Taeguk Warriors gagal lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Safety Riding Competition Regional dengan 75 peserta untuk mencari wakil DIY menuju kompetisi nasional.
Kanada lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Afrika Selatan 1-0 berkat gol Stephen Eustaquio pada injury time.
Jadwal SIM Keliling Jogja hari ini, Senin 29 Juni 2026, melayani perpanjangan SIM A dan SIM C di Kantor PJR Prambanan mulai pukul 08.30 WIB.