Angin Kencang Klaten Rusak Puluhan Bangunan, 3 Luka
Angin kencang Klaten Rabu sore merusak rumah dan kios, 3 orang luka ringan, 20 motor terdampak parkiran roboh di Prambanan.
Foto pengamatan visual BPPTKG menunjukkan guguran awan panas di Gunung Merapi, Kamis (25/1/2024). - ist/BPPTKG
Harianjogja.com, KLATEN—Sejumlah wilayah di Kecamatan Kemalang diguyur hujan abu tipis seiring awan panas guguran terjadi di puncak Gunung Merapi, Minggu (2/11/2025) siang. Hujan abu di sekitar Gunung Merapi itu tak memengaruhi aktivitas warga maupun pariwisata.
Salah satu warga di sekitar wisata Deles Indah, Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Sukiman, membenarkan sempat terjadi hujan abu. “Sangat tipis dan berlangsung sebentar. Hujan abu tidak berdampak signifikan. Warga juga beraktivitas seperti biasa. Tidak ada apa-apa. Hujan abu terjadi hanya sekali sekitar pukul 12.30 WIB,” kata Sukiman saat dihubungi Espos, Minggu.
Sukiman juga memastikan pengunjung pariwisata tak terdampak dengan turunnya hujan abu tipis itu. Pengelola sempat membagikan masker kepada warga maupun pengunjung pariwisata.
Hujan abu tipis juga terjadi di beberapa wilayah Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang. Kondisi itu terjadi di beberapa perkampungan di wilayah teratas desa tersebut.
“Hujan abu sekitar pukul 12.00 WIB di wilayah KRB III. Hujan abu tipis dan sudah tersapu gerimis,” kata salah satu warga Tegalmulyo, Subur.
Hujan abu tipis juga sempat terjadi di wilayah Desa Balerante, Kecamatan Kemalang. “Untuk hujan abu tipis tadi sekitar pukul 14.30 WIB,” jelas Kaur Perencanaan Desa Balerante, Jainu.
Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Syahruna, mengungkapkan hujan abu tipis dilaporkan terjadi di beberapa wilayah. Di antaranya di wilayah Desa Balerante serta Sidorejo, Kecamatan Kemalang.
Berdasarkan info Badan Geologi, awan panas guguran terjadi pada pukul 11.04 WIB. Estimasi jarak luncur 2500 m dengan Amplitudo max 59 mm durasi 279,5 detik. Awan panas guguran juga terjadi pada pukul 11.11 WIB. Estimasi jarak luncur 2.000 m dengan amplitudo maksimal 50 mm dan durasi 236,4 detik.
Awan panas guguran kembali terjadi pukul 14.27 WIB mengarah ke barat daya. Jarak luncur 2.000 meter dengan max 27 mm durasi 197 detik, arah angin ke timur.
Awan panas guguran di Gunung Merapi terjadi pukul 15.00 WIB. Estimasi jarak luncur 1.500 m ke arah barat daya dengan amplitudo maks 12,48 mm durasi 142,66 detik. Visual berkabut.
Tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini berada pada level siaga. Status itu ditetapkan sejak 5 November 2020. Warga diminta tetap mematuhi rekomendasi yang diberlakukan dan memantau perkembangan aktivitas Gunung Merapi terkini dari laman resmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 29 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.