Advertisement

Evakuasi Pendaki Bukit Mongkrang Dialihkan, SAR Pilih Jalur Sungai

Indah Septiyaning Wardhani
Selasa, 10 Februari 2026 - 19:47 WIB
Sunartono
Evakuasi Pendaki Bukit Mongkrang Dialihkan, SAR Pilih Jalur Sungai Evakuasi pendaki Bukit Mongkrang di Karanganyar dilakukan lewat jalur sungai Beruk dengan melibatkan 50 personel SAR gabungan. - Istimewa.

Advertisement

Harianjogja.com, KARANGANYAR—Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah pendaki bernama Yazid Ahmad Firdaus (26) yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Selasa (10/2/2026). Proses evakuasi dilakukan dengan prosedur ketat dan penuh kehati-hatian mengingat kondisi medan yang berisiko tinggi.

Pemilihan jalur evakuasi menjadi perhatian utama tim di lapangan. Alih-alih menggunakan jalur pendakian utama Mongkrang, tim SAR mengalihkan rute evakuasi menuju kawasan Beruk, Kecamatan Jatiyoso, setelah melakukan penilaian kondisi geografis di lokasi penemuan korban.

Advertisement

Kepala Kantor Basarnas Surakarta, Kamal Riswandi, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena kontur jalur pendakian Mongkrang dinilai terlalu curam dan berbahaya untuk membawa jenazah turun.

“Untuk jalur evakuasi tidak melalui jalur Mongkrang karena kontur medan di atas cukup curam. Tim memilih jalur sungai yang lebih landai dan memungkinkan untuk membawa korban turun dengan aman,” ujar Kamal saat dikonfirmasi.

Yazid Ahmad Firdaus ditemukan pada pukul 08.45 WIB di wilayah barat Bukit Mongkrang. Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, tim SAR gabungan segera mempersiapkan tahapan evakuasi dengan mempertimbangkan keselamatan personel serta kondisi alam di sekitar titik penemuan.

Kamal menyampaikan bahwa jarak tempuh dan karakter medan membuat proses evakuasi tidak dapat dilakukan dengan cepat. Dari lokasi penemuan menuju titik bawah, perjalanan diperkirakan memakan waktu sekitar dua jam.

“Estimasi evakuasi dari lokasi penemuan ke bawah kurang lebih dua jam, tergantung kondisi medan dan cuaca,” jelasnya.

Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan menyusuri jalur sungai yang memiliki tingkat kemiringan lebih landai dibandingkan jalur pendakian utama. Jalur ini dipilih untuk meminimalkan potensi tergelincir dan risiko kecelakaan selama proses evakuasi berlangsung.

Sebanyak 15 personel SAR gabungan diterjunkan langsung di titik penemuan korban. Secara keseluruhan, sekitar 50 personel dikerahkan dalam operasi SAR di kawasan Bukit Mongkrang dan sekitarnya.

“Personel yang berada langsung di lokasi penemuan sekitar 15 orang. Namun total yang terlibat dalam operasi SAR gabungan kurang lebih 50 personel,” kata Kamal.

Puluhan personel tersebut berasal dari berbagai unsur, meliputi Basarnas, TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat setempat yang memahami karakter medan di kawasan Bukit Mongkrang.

Setelah berhasil dievakuasi ke wilayah Beruk, jenazah Yazid Ahmad Firdaus selanjutnya dibawa menggunakan kendaraan menuju RSUD Karanganyar untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim medis dan kepolisian.

“Setelah sampai di bawah dan dievakuasi ke Beruk, korban akan langsung dibawa ke RSUD Karanganyar untuk proses lanjutan dari tim kesehatan dan kepolisian,” jelas Kamal.

Kamal menegaskan bahwa seluruh tahapan evakuasi disesuaikan dengan kondisi lapangan, dengan prioritas utama pada keselamatan personel SAR maupun masyarakat sekitar yang terlibat.

“Kami menyesuaikan proses evakuasi dengan kondisi di lapangan. Keselamatan personel menjadi prioritas, sehingga jalur yang lebih aman dan landai yang kami pilih,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kerja seluruh unsur SAR gabungan dan relawan yang tetap bertahan di lapangan meski menghadapi medan berat serta kondisi alam yang tidak menentu di kawasan Bukit Mongkrang.

“Terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan relawan yang telah bekerja maksimal di medan yang cukup berat,” pungkas Kamal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Drone Jatuh di Kaesong, Korea Selatan Gerebek 18 Lokasi

Drone Jatuh di Kaesong, Korea Selatan Gerebek 18 Lokasi

News
| Selasa, 10 Februari 2026, 21:07 WIB

Advertisement

Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari

Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari

Wisata
| Senin, 09 Februari 2026, 19:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement