Arah Baru Pembangunan Magelang Mulai Disusun dari Pendopo
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja ke paket pekerjaan strategis di Kota Magelang, Kamis, (4/12/2025)./Ist-Dok Prokompim Kota Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG - Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, beserta jajarannya melakukan kunjungan kerja ke paket pekerjaan strategis di Kota Magelang, Kamis, (4/12/2025).
Damar memantau langsung penyelesaian proyek infrastruktur untuk memastikan proses dan dampaknya bagi masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Damar menyebut bahwa sebagian besar pekerjaan telah rampung dan kini memasuki tahap perapian.
"Pekerjaan sudah selesai, tinggal perapian. Saya ingin lingkungan rapi dan berdampak kepada masyarakat," kata Damar, sesuai kunjungan.
Rute kunjungan mencakup beberapa proyek vital, di antaranya Pembangunan Infrastruktur Pendukung SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Sripungaten yang dikelola DPUPR Kota Magelang dan Pembangunan Gedung Rawat Inap di RSUD Tidar Magelang serta rehabilitasi kolam renang Gladiool.
Terkait Kolam Renang Gladiool, Damar berharap fasilitas ini dapat segera beroperasi kembali dan memberdayakan masyarakat.
"Harapannya masyarakat yang pernah mengais rezeki di sana bisa berjualan lagi. Pengelolaan akan menginduk terlebih dahulu di Taman Kyai Langgeng," jelasnya.
Damar juga meninjau perkembangan perawatan trotoar Alun-Alun serta pembangunan "The Aloon-Aloon". Ia ingin memastikan keseriusan investor pusat perbelanjaan itu, sekaligus memberi apresiasi atas pemenuhan target yang disepakati.
Kunjungan terakhir adalah Kawasan Pecinan yang dicanangkan menjadi ikon baru Kota Magelang. Pihaknya telah melakukan berbagai upaya dan sosialisasi agar Jalan Pemuda itu dapat hidup kembali.
"Saya ucapkan terima kasih masyarakat yang sudah mendukung sehingga kawasan ini hidup kembali. Ke depan akan jadi tujuan budaya, belanja, dan kuliner," tegas Damar.
Kawasan Pecinan dinilai memiliki kekuatan historis yang kuat dan strategis, dekat dengan tempat-tempat ibadah (Klenteng, Masjid, Gereja), serta berdekatan dengan Alun-Alun hingga pusat perbelanjaan Shopping Center dan Artos Mall.
"Pemerintah Kota Magelang berkomitmen penuh untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan Pecinan dengan melengkapi fasilitas sesuai kebutuhan masyarakat yang dinamis, seperti tempat nongkrong, wisata, belanja, dan sebagainya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
BSSN mengingatkan AI membuat serangan siber ke sektor keuangan makin otomatis, personal, dan sulit dibedakan dari komunikasi asli.
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.
Taman Budaya Yogyakarta (TBY) akan menggelar Lomba dan Pameran Fotografi Rana Budaya #4 dengan tajuk FYP (For Your People), sekaligus pameran arsip
DPRD Sleman mendorong penguatan peran masyarakat dalam pelestarian dan pengembangan cagar budaya melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)