Advertisement
Puluhan Rumah di Kotayasa Banyumas Rusak Diterjang Puting Beliung
Tangkapan layar video dari grup WhatsApp "Info & Penanganan Bencana" tentang salah satu rumah yang roboh akibat terjangan angin puting beliung di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (16/1/2026) sore. ANTARA - Sumarwoto
Advertisement
Harianjogja.com, BANYUMAS— Puluhan rumah di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengalami kerusakan akibat angin puting beliung yang terjadi pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 17.15 WIB.
Camat Sumbang, Hermawan Novianto, menjelaskan peristiwa itu berlangsung sangat cepat. Hujan deras yang turun sekitar lima menit mendahului embusan angin kencang yang kemudian menyapu kawasan RW 03 serta RT 07 RW 05.
Advertisement
“Puting beliung melanda wilayah RW 03 Kotayasa dan sekitarnya. Kami bersama pemerintah desa masih melakukan pendataan dampak kerusakan,” ujarnya.
Berdasarkan data awal, terdapat 46 rumah di enam RT dalam wilayah RW 03 yang terdampak. Selain itu, sembilan rumah di RT 07 RW 05 juga dilaporkan rusak akibat terjangan angin. Tiga rumah di RW 03 bahkan dilaporkan roboh, sementara sembilan rumah di RW 05 masuk kategori rusak berat.
BACA JUGA
Sejumlah rumah lain mengalami kerusakan berupa atap yang beterbangan, rangka ambruk, serta seng yang terlepas terbawa angin.
Hingga Jumat malam, proses pendataan masih dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD Kabupaten Banyumas, Basarnas Unit Siaga SAR Banyumas, FPRB Kotayasa, PMI, unsur kecamatan, Polsek dan Koramil Sumbang, serta Pramuka Peduli Kecamatan Sumbang.
“Kerugian material masih kami inventarisasi, termasuk pemetaan skala kerusakan dari ringan hingga berat. Tidak ada laporan korban jiwa,” kata Hermawan.
Penanganan awal dijadwalkan dimulai Sabtu (17/1/2026), diawali dengan pendataan lanjutan serta asesmen dari BPBD sebelum proses perbaikan dilakukan.
Untuk sementara, warga terdampak memilih mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga terdekat.
“Kami mengimbau masyarakat di Kotayasa dan wilayah sekitarnya tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mematuhi arahan petugas di lapangan,” jelas Hermawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bos Mossad ke AS, Konsultasi Soal Iran dan Potensi Serangan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




