Advertisement

Listrik Boyolali Padam Lebih 12 Jam, Ribuan Pelanggan Terdampak

Nimatul Faizah
Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:57 WIB
Sunartono
Listrik Boyolali Padam Lebih 12 Jam, Ribuan Pelanggan Terdampak Tim PDKB PLN. - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, BOYOLALI—Pemadaman listrik berkepanjangan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Sabtu (24/1/2026). Gangguan pasokan listrik ini dilaporkan berlangsung lebih dari 12 jam akibat cuaca ekstrem yang memicu kerusakan jaringan kelistrikan.

Dilansir Espos di Boyolali, wilayah Cepogo mengalami pemadaman listrik sejak pukul 04.00 WIB. Aliran listrik di kawasan tersebut baru kembali menyala sekitar pukul 19.30 WIB setelah petugas PLN melakukan perbaikan jaringan.

Advertisement

Selain Cepogo, pemadaman juga terjadi di sejumlah titik lain. Diketahui pohon tumbang akibat angin kencang menimpa jaringan listrik di beberapa lokasi, di antaranya di Jalan Solo–Semarang wilayah Ampel hingga Teras.

Hujan deras turut mengguyur beberapa wilayah di Kecamatan Cepogo dan Boyolali Kota. Kondisi Jalan Solo–Semarang di wilayah Ampel dan Winong, Boyolali, tampak gelap gulita karena minimnya penerangan, kecuali cahaya dari lampu kendaraan yang melintas.

Manajer PT PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Boyolali, Taufiq Hidayatullah, menjelaskan pemadaman listrik tersebut disebabkan kondisi force majeure akibat cuaca ekstrem sejak Jumat (23/1/2026) malam.

“Sejak semalam cuaca force majeure, hujan disertai angin kencang dan petir sehingga banyak pohon tumbang yang mengenai jaringan kami,” ujarnya saat dihubungi Espos, Sabtu.

Ia mengungkapkan, dampak cuaca buruk tersebut menyebabkan sejumlah tiang listrik patah serta konduktor mengalami putus. PLN pun memfokuskan upaya pemulihan pasokan listrik di wilayah Boyolali dan Klaten yang terdampak cukup luas.

Taufiq mencatat, pemadaman listrik mulai terjadi pada Sabtu pukul 04.06 WIB. Sejak saat itu, personel PLN dikerahkan penuh ke lapangan untuk mempercepat proses perbaikan jaringan dan pemulihan suplai listrik.

WFH Ikut Terganggu

Akibat pemadaman berkepanjangan ini, tercatat sekitar 72.318 pelanggan PLN terdampak sejak Jumat malam. Hingga Sabtu pukul 17.30 WIB, masih terdapat sekitar 13.249 pelanggan yang belum menikmati kembali aliran listrik.

Wilayah terdampak di Kabupaten Boyolali meliputi Kecamatan Ampel dan Kecamatan Boyolali. “Yang padam memang bergantian sejak kemarin malam. Personel kami masih full di lapangan,” kata Taufiq.

Gangguan listrik ini turut berdampak pada aktivitas warga, termasuk pekerja yang menjalani sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH). Salah satu warga Cepogo, Boyolali, Azizah Nurdilla, mengaku harus mencari lokasi dengan pasokan listrik stabil agar tetap bisa bekerja.

“Kebetulan saya WFH dan biasanya pakai Wi-Fi, tapi terganggu. Jadi sejak pukul 08.00 WIB saya bekerja dari kafe yang listriknya menyala,” ujar Azizah. Ia berharap aliran listrik di wilayah tempat tinggalnya segera pulih sepenuhnya.

Keluhan serupa disampaikan Annisa Yuniatri, pemilik toko di wilayah Ampel. Ia menuturkan listrik di tokonya mulai padam sejak Jumat pukul 15.00 WIB dan baru menyala kembali sekitar pukul 18.00 WIB.

Namun, aliran listrik tersebut hanya bertahan sekitar satu jam sebelum kembali padam. Listrik sempat menyala kembali selama 15 menit, kemudian bertahan hingga pukul 22.00 WIB sebelum akhirnya kembali mati hingga Sabtu pukul 08.00 WIB.

Menurut Annisa, listrik kembali menyala selama setengah jam sebelum kembali padam hingga pukul 10.00 WIB. Pemadaman berlanjut lagi sejak pukul 14.00 WIB hingga sekitar pukul 19.20 WIB.

“Total sudah habis sekitar 7 liter Pertalite untuk genset,” katanya. Ia menambahkan, hujan deras dan petir terjadi pada Jumat, sementara pada Sabtu angin kencang menyebabkan banyak pohon tumbang di sekitar wilayah Ampel.

“Kalau hujan deras Jumat itu saya kurang paham kondisi pohon, tapi Sabtu memang banyak pohon tumbang. Semoga aliran listrik di Boyolali segera pulih,” harapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Espos

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Militer Iran Siaga Penuh, Tegaskan Persatuan Hadapi Ancaman AS

Militer Iran Siaga Penuh, Tegaskan Persatuan Hadapi Ancaman AS

News
| Minggu, 25 Januari 2026, 00:37 WIB

Advertisement

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Wisata
| Sabtu, 24 Januari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement