Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Tahap 2, Ini Jadwal dan Fasilitasnya
Kemnaker buka Pelatihan Vokasi 2026 tahap 2 untuk 30 ribu peserta. Daftar hingga 9 Juni, dapat pelatihan gratis dan sertifikat BNSP.
Petugas BPBD Kabupaten Tegal, Polri, dan relawan melakukan pembersihan sisa material yang menumpuk di kawasan objek wisata Guci akibat terjadi banjir bandang di Tegal, Sabtu (24/1/2026). ANTARA/ist-Oky Lukmansyah
Harianjogja.com, TEGAL—Pemerintah Kabupaten Tegal menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan di kawasan objek wisata Guci, Jawa Tengah, menyusul peristiwa banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut pada Sabtu (24/1), sebagai langkah percepatan penanganan dampak kerusakan fasilitas wisata dan infrastruktur pendukung.
Penetapan status tanggap darurat ini difokuskan pada upaya penanganan darurat terhadap sejumlah bangunan dan fasilitas umum yang rusak akibat banjir bandang, meski peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun dampak langsung terhadap permukiman warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, M. Afifudin, menjelaskan berdasarkan hasil pendataan sementara, kerusakan hanya terjadi pada fasilitas kawasan wisata serta sejumlah jembatan penghubung.
“Kami memastikan tidak ada korban jiwa dan tidak ada rumah yang terdampak, kecuali beberapa fasilitas objek wisata dan tiga jembatan yang hilang. Oleh karena itu, kami menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan untuk penanganan darurat,” katanya saat dihubungi di Tegal, Sabtu (24/1/2026).
Adapun fasilitas objek wisata yang mengalami kerusakan dan tertutup material banjir meliputi Pancoran 13, Pancoran 5, serta Pemandian Air Panas. Sementara itu, tiga jembatan dilaporkan hilang, yakni dua jembatan yang berada di kawasan objek wisata Guci serta satu jembatan penghubung Siramp dan Bumijawa.
Hingga saat ini, kondisi debit air Sungai Gung yang melintasi kawasan wisata Guci terpantau masih dalam kategori normal, meskipun hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih mengguyur wilayah tersebut.
Akibat tumpukan material berupa pasir dan batu, BPBD Kabupaten Tegal menutup total akses ke Pancoran 13, Pancoran 5, dan pemandian air panas demi keselamatan pengunjung dan masyarakat.
Sebagai bagian dari penanganan darurat pascabencana, BPBD Kabupaten Tegal juga akan melakukan perencanaan ulang atau desain kawasan objek wisata Guci agar lebih aman ke depannya.
“Kami mengupayakan melakukan desain kawasan itu lebih aman pasca-bencana. Jembatan akan dibangun lagi setelah puncak hujan selesai atau sekitar pertengahan Februari 2026,” kata Afifudin.
Ia menambahkan, Bupati Tegal telah menginstruksikan Camat Bojong dan Camat Bumijawa agar mengarahkan masyarakat menggunakan jalur alternatif, mengingat jembatan penghubung masih ditutup untuk sementara waktu.
Selain itu, sebanyak 11 titik longsor yang terjadi di wilayah Siramp dan Bumijawa hingga menuju Kabupaten Brebes kini sudah dapat dilalui kendaraan. Material longsoran yang menutup badan jalan berhasil dibersihkan sekitar pukul 13.30 WIB melalui kerja sama BPBD, Polri, dan para relawan, sehingga akses transportasi kembali normal dan mendukung kelancaran aktivitas warga di sekitar kawasan terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemnaker buka Pelatihan Vokasi 2026 tahap 2 untuk 30 ribu peserta. Daftar hingga 9 Juni, dapat pelatihan gratis dan sertifikat BNSP.
Final Liga Champions 2026 hadirkan duel Rice vs Vitinha. Siapa paling dominan di lini tengah dan bawa tim juara?
Andropause makin banyak dialami pria usia produktif. Stres dan hormon memicu kelelahan, turunnya energi hingga kepercayaan diri.
Kemendikdasmen siapkan 150 ribu beasiswa S1/D4 untuk guru. Bantuan Rp3 juta per semester guna tingkatkan kualitas pendidikan nasional.
Ratusan biksu mengikuti prosesi pengambilan air berkah Waisak di Umbul Jumprit Temanggung. Ritual sakral ini jadi rangkaian penting Tri Suci Waisak.
Petani di Padukuhan Krajan, Poncosari, Srandakan, Kabupaten Bantul menghasilkan rata-rata 11,3-11,6 ton Gabah Kering Panen (GPK) per hektare dari demonstrasi pl