Advertisement
Kecelakaan Tunggal di Jalur Sukuh Renggut 2 Nyawa, Ini Kronologinya
Kecelakaan lalu lintas - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KARANGANYAR— Kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di Jalan Karanganyar–Candi Sukuh, Dusun Nglorok, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Sabtu (7/2/2026), menewaskan dua perempuan. Salah satu korban diketahui merupakan pegawai Dinas Pendidikan Kota Solo.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Faham Rosyadi, menjelaskan dua korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut adalah pengendara sepeda motor dan pemboncengnya.
Advertisement
“Pengendara atas nama Ari Margiyanti, 49 tahun, warga Klodran, Colomadu, Karanganyar. Pembonceng bernama Sri Ningsih, 52 tahun, warga Semanggi, Pasar Kliwon, Kota Solo,” kata Faham kepada Espos.
Kedua korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya gangguan pada sistem pengereman.
BACA JUGA
“Korban diduga baru saja mengikuti kegiatan touring di kawasan Candi Sukuh,” ujarnya.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sri Ningsih diketahui merupakan pegawai Dinas Pendidikan Kota Solo. Suami korban, Wahyu, menceritakan bahwa kecelakaan bermula dari rencana mengikuti kegiatan touring.
Menurut Wahyu, sepeda motor milik keluarga mereka mengalami kerusakan dan tidak bisa digunakan untuk berangkat. Karena khawatir terlambat, Sri Ningsih kemudian memutuskan untuk membonceng sepeda motor milik temannya, Ari Margiyanti, yang menggunakan Yamaha NMax berpelat nomor AD-6538-AKF.
“Motor kami tidak bisa dipakai. Istri lalu ikut numpang temannya. Saya juga ikut numpang motor lain. Saya sama sekali tidak menyangka itu menjadi perjalanan terakhir,” ujar Wahyu saat ditemui di RSUD Karanganyar.
Ia menuturkan, selama kegiatan di kawasan Candi Sukuh tidak ada hal mencurigakan. Peserta touring sempat berfoto dan makan bersama sebelum kembali pulang.
Saat perjalanan turun, posisi Wahyu berada di rombongan depan, sementara istrinya berada cukup jauh di belakang.
“Saya kaget saat dikabari teman satu tim touring ada kecelakaan. Saya langsung naik lagi ke atas dan melihat istri saya sudah dievakuasi,” katanya.
Dugaan Rem Blong
Dari hasil pemeriksaan awal kepolisian, sepeda motor yang ditumpangi korban melaju dari arah Candi Sukuh menuju Karanganyar. Saat melintasi jalur turunan, kendaraan diduga mengalami gangguan pengereman sehingga tidak terkendali.
Motor tersebut kemudian menabrak perigi atau pondasi pagar rumah warga di sisi kiri jalan. Peristiwa ini dikategorikan sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal.
Dua saksi mata di lokasi kejadian, Dwi Aryanto dan Kris Imam Subani, menyebutkan sepeda motor melaju cukup kencang sebelum akhirnya menghantam bangunan di tepi jalan.
“Tidak ada yang aneh sebelum berangkat. Tapi pulangnya justru kabar duka,” tutur Wahyu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : espos.id
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Ribuan Peserta PBI JKN Dinonaktifkan, Bupati Sleman Alihkan ke APBD
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 7 Februari 2026, Lengkap dari Palur-Tugu
- Dinsos Sleman Fasilitasi Puluhan Dokumen Kependudukan Warga Marginal
- GWU 12 Kembali Digelar, Hadirkan Strategi Tangguh untuk Pengusaha
- SIM Keliling Gunungkidul 7 Februari 2026, Perpanjangan SIM Lebih Mudah
Advertisement
Advertisement




