Advertisement
Penanganan Tanah Longsor di Ungaran Ditarget Rampung 7 Hari
Foto ilustrasi tanah longsor dibuat menggunakan artificial intelligence.
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG—Penanganan longsor Ungaran Timur di Perumahan Delta Asri, Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, ditargetkan rampung dalam waktu sepekan. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh dinas terkait bergerak cepat agar konektivitas antarkampung yang terputus segera pulih dan aktivitas warga kembali normal.
Instruksi tersebut disampaikan langsung saat ia meninjau lokasi longsor Ungaran Timur. Ia menegaskan kepada jajaran dinas agar proses kajian teknis tidak berlarut-larut, mengingat warga terdampak sudah menunggu kepastian.
Advertisement
"Dari PUPR sudah melakukan kajian. Saya bilang jangan lama-lama melakukan kajian, masyarakat sudah menunggu, biar nanti antara satu RW dengan RW lainnya terhubung," katanya di Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota sejauh ini telah menjalankan berbagai langkah mitigasi bencana. Upaya tersebut mencakup pemetaan wilayah rawan longsor, tanah bergerak, banjir, hingga rob, dengan pendekatan yang disesuaikan karakteristik tiap daerah.
BACA JUGA
"Mitigasi sudah. Setiap daerah memiliki karakteristik berbeda-beda, penanganan juga berbeda, dan kecepatan itu perlu," katanya.
Ia menekankan bahwa kolaborasi dan semangat gotong royong menjadi fondasi utama dalam penanganan longsor Ungaran Timur maupun persoalan kebencanaan lainnya. Sinergi lintas unsur dinilai telah berjalan baik di Kabupaten Semarang.
"Ini bentuk kolaborasi yang kompak ya di Kabupaten Semarang ini. Ada Bupati, Dandim, Kapolres, ada Tagana, TRC, kemudian semua komponen masyarakat bahu-membahu dalam mengatasi masalah," katanya.
Peningkatan kesadaran masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh instansi pemerintah dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana. Terutama, Taruna Siaga Bencana (Tagana) di 35 kabupaten/kota diminta selalu siaga, termasuk para pimpinan daerahnya.
"Bentuk hadirnya negara adalah bagaimana antara komponen masyarakat bersama-sama untuk bahu-membahu, tidak boleh ada yang menyalahkan. Inilah namanya penyelesaian problem bersama," katanya, didampingi Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Sejumlah bantuan juga telah digelontorkan untuk mempercepat penanganan longsor Ungaran Timur di Perumahan Delta Asri Leyangan. Pemerintah Kabupaten Semarang menurunkan crane guna membantu proses penurunan karung pasir dan pengangkatan beton jembatan yang roboh.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan berupa bibit pohon untuk penghijauan, 100 sepatu boots bagi relawan, 100 paket sembako dari Baznas untuk warga terdampak, 200 unit mushaf Al Quran, bantuan beras senilai Rp2,7 juta, serta logistik lainnya senilai Rp6,28 juta yang didistribusikan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DPR Ingatkan Opsen PKB dan BBNKB Jangan Memberatkan Masyarakat
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Belasan Rip Current Terdeteksi di Parangtritis hingga Pantai Depok
- Jelang Ramadan, Pertamina Tambah 1,1 Juta Tabung LPG 3Kg di Jateng-DIY
- Prakiraan Cuaca DIY 17-19 Februari, BMKG: Hujan Sedang hingga Lebat
- Padusan di Parangtritis, Waspadai Rip Current dan Gelombang Tinggi
- 1.545 Marbot di Sleman Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Advertisement
Advertisement







