Advertisement
Mobil Daihatsu Zebra di Magetan Hangus Terbakar di Teras Rumah
Mobil Daihatsu Zebra milik warga Giripurno Magetan terbakar di teras rumah, Sabtu (14/3). Kerugian capai Rp33 juta, diduga akibat bocor tangki BBM. - Espos.
Advertisement
Harianjogja.com, MAGETAN—Satu unit mobil penumpang jenis Daihatsu Zebra milik warga Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (14/3/2026) siang. Insiden tersebut terjadi saat kendaraan sedang terparkir di teras rumah dan diduga kuat dipicu oleh kebocoran pada tangki bahan bakar saat mesin hendak dinyalakan.
Merespons laporan warga, tim Damkar Magetan segera menerjunkan personel dengan dukungan dua unit mobil pemadam, satu unit kendaraan rescue, serta satu unit tangki suplai air. Pengerahan armada lengkap ini dilakukan guna mengantisipasi api merambat ke bangunan utama mengingat posisi mobil berada tepat di area emperan rumah.
Advertisement
Pemilik kendaraan, Misiran, menceritakan detik-detik mencekam saat api tiba-tiba muncul ketika mesin mobil baru saja dihidupkan. Ia mengaku sempat mendengar suara ledakan kecil sebelum kobaran api membumbung tinggi dari bagian mesin. “Awalnya mobil distarter dan sudah menyala. Tiba-tiba terdengar bunyi ‘jeblug’ lalu keluar api dari mobil,” ujarnya.
Melihat api yang kian membesar, Misiran beserta keluarga dan tetangga sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman mandiri menggunakan peralatan seadanya.
Beruntung, aksi sigap warga berhasil menahan laju api sehingga hanya sempat menjalar ke bagian teras dan tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan utama rumah. Langkah darurat ini dinilai krusial dalam meminimalisasi kerusakan yang lebih parah sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
Petugas Damkar Magetan, Dovi Saputra, mengonfirmasi bahwa saat tim mencapai lokasi, kondisi api sudah mulai terkendali berkat bantuan warga setempat.
“Laporan yang kami terima terkait kebakaran satu unit kendaraan di teras rumah. Saat kami tiba, api sudah mulai padam berkat bantuan warga. Kami kemudian melakukan pemadaman lanjutan sekaligus pendinginan,” kata Dovi.
Proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang berpotensi menyulut kebakaran susulan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebocoran pada sistem bahan bakar menjadi penyebab utama munculnya percikan api saat proses starter mesin. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
"Sekitar Rp33 juta kerugiannya, tidak ada korban jiwa maupun luka," kata dia. Petugas mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek kondisi kelayakan teknis kendaraan, terutama sistem saluran bahan bakar, guna mencegah kejadian serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
SPPG Program MBG Bertambah, Peluang Kerja Ahli Gizi Kian Terbuka
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Little Aresha, Sultan Tutup Semua Daycare Tak Berizin di DIY
- Pemkab Sleman Usulkan Proyek Infrastruktur 2026, Fokus Jalan dan Pasar
- Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
- Jadwal KRL Jogja-Solo 29 April 2026, Berangkat dari Tugu 05.05 WIB
- Jadwal KRL Solo-Jogja 29 April 2026 Lengkap Semua Stasiun
Advertisement
Advertisement








