Advertisement

Dua Stasiun Plabuan-Comal di Pantura Dibuka, Akses KA Makin Luas

Newswire
Selasa, 21 April 2026 - 16:07 WIB
Abdul Hamied Razak
Dua Stasiun Plabuan-Comal di Pantura Dibuka, Akses KA Makin Luas Rel kereta api, jalur kereta api / Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) kembali mengoperasikan layanan naik-turun penumpang di dua stasiun wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa, yakni Stasiun Plabuan di Kabupaten Batang dan Stasiun Comal di Kabupaten Pemalang. Kebijakan ini mulai berlaku pada 27 April 2026 sebagai upaya memperluas akses transportasi kereta api bagi masyarakat.

Pada tahap awal, kedua stasiun tersebut akan melayani sejumlah perjalanan kereta api, di antaranya Kereta Api Kaligung, Kereta Api Kamandaka, serta Kereta Api Joglosemarkerto. Rute perjalanan yang dilayani mencakup berbagai kota penting seperti Semarang, Tegal, Purwokerto, hingga Jogja, sehingga memudahkan mobilitas antarwilayah dalam satu jaringan transportasi yang terintegrasi.

Advertisement

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa pengaktifan kembali dua stasiun ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat di kawasan Pantura.

Menurutnya, kehadiran lebih banyak titik pemberhentian akan memberikan kemudahan akses sekaligus mendukung aktivitas harian masyarakat, baik untuk bekerja, pendidikan, maupun keperluan ekonomi lainnya.

Peningkatan mobilitas tersebut tercermin dari tren penumpang di sejumlah stasiun sekitar. Misalnya, Stasiun Batang mencatat lonjakan signifikan pada periode Januari hingga Maret 2026, baik untuk penumpang naik maupun turun dibandingkan tahun sebelumnya. Hal serupa juga terjadi di Stasiun Pemalang dan Stasiun Pekalongan yang menunjukkan pertumbuhan jumlah pengguna jasa kereta api.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kawasan Batang, Pemalang, hingga Pekalongan mengalami perkembangan aktivitas perjalanan yang cukup pesat. Dengan beroperasinya kembali Stasiun Plabuan dan Comal, distribusi penumpang di jalur Pantura diharapkan menjadi lebih merata dan tidak terpusat di satu titik saja.

Selain itu, faktor pertumbuhan ekonomi daerah juga turut memengaruhi peningkatan mobilitas. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa wilayah Batang dan Pekalongan mencatat pertumbuhan ekonomi di atas lima persen pada 2025, didorong sektor industri, perdagangan, dan jasa.

Dengan akses transportasi yang semakin mudah dijangkau, pergerakan masyarakat pun menjadi lebih efisien. Hal ini membuka peluang bagi pelaku usaha, pekerja, hingga sektor pariwisata untuk berkembang lebih cepat.

Anne menambahkan, KAI akan terus melakukan evaluasi terhadap layanan ini dengan memantau respons masyarakat. Penyesuaian akan dilakukan secara berkala agar layanan tetap relevan dan sesuai kebutuhan pengguna.

“Kami akan terus melihat perkembangan jumlah penumpang dan melakukan penyesuaian layanan secara berkala,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kapolri Minta Brimob Siaga Hadapi Dampak Konflik Global

Kapolri Minta Brimob Siaga Hadapi Dampak Konflik Global

News
| Selasa, 21 April 2026, 18:07 WIB

Advertisement

Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!

Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!

Wisata
| Senin, 20 April 2026, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement