Makam Dibongkar, Warga Dukun Magelang ternyata Korban Pembunuhan
Nuryanto baru menyadari bahwa perhiasan emas 15 gram dan uang tunai Rp30 juta yang ada di lemari kamarnya hilang.
Penjabat (Pj) Bupati Magelang, Sepyo Achanto berbicara saat buka bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magelang, yang dilaksanakan di lokasi Objek Wisata Ketep Pass, Sawangan, Kabupaten Magelang, Kamis (4/4/2024). /Ist-Dok Prokompim Pemkab Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG—Destinasi wisata Ketep Pass di Sawangan Kabupaten Magelang diharapkan supaya dikembangkan menjadi destinasi wisata malam Kabupaten Magelang yang nantinya bisa menarik wisatawan dari berbagai daerah sekitar.
Hal itu diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Magelang, Sepyo Achanto saat menghadiri acara buka bersama rekan-rekan media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magelang, yang dilaksanakan di lokasi Objek Wisata Ketep Pass, Kecamatan Sawangan, Kamis (4/4/2024).
Sepyo juga mengucapkan terimakasih kepada Direktur Ketep Pass, Mul Budi Santoso yang telah berkenan menjadi tuan rumah pada kegiatan buka bersama, bersama seluruh awak media yang tergabung dalam PWI Kabupaten Magelang kali ini.
Ia menyampaikan bahwa kemajuan pembangunan pada Objek Wisata Ketep Pass ini sangat luar biasa, sehingga lebih terkenal dan lebih diminati oleh para wisatawan pengunjung utamanya mendekati libur lebaran tahun ini.
"Tentu kami berharap Objek Wisata Ketep Pass ini bisa lebih ditingkatkan lagi sehingga mampu menangkap pengunjung dari berbagai daerah seperti Semarang, Solo, Jogja dan daerah lainnya," kata Sepyo.
Sepyo juga berharap keberadaan Objek Wisata Ketep Pass ini ke depan bisa menjadi obat kepenatan masyarakat Magelang dan sekitarnya setelah sibuk bekerja seharian. Sehingga pada malam harinya bisa menikmati keindahan Ketep Pass ini.
"Misalkan hari ini ada tembang kenangan, atau besok ada Koes plus an dan sebagainya, sehingga masyarakat bisa berkunjung pada malam hari untuk melepas kepenatan utamanya bagi komunitas-komunitas pecinta musik tertentu," harap, Sepyo.
Ia juga mengatakan peran serta media dalam memberikan informasi kepada masyarakat bahkan dunia benar-benar sangat penting, apalagi media juga membantu dalam memberikan informasi terkait kebijakan dan langkah yang telah diambil oleh Pemerintah Kabupaten Magelang selama ini.
Sepyo berharap, sinergitas yang telah terjalin dengan baik antara Pemerintah Kabupaten Magelang dan PWI Kabupaten Magelang ini bisa terus dipertahankan sampai kapanpun.
"Saya harap kita bisa terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan baik untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Magelang," katanya.
Ketua PWI Kabupaten Magelang, Nina Atmasari mengatakan PWI Kabupaten Magelang sangat mengapresiasi sinergi baik yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Magelang dengan para insan pers yang ada di Kabupaten Magelang terutama yang tergabung dalam PWI.
Lebih lanjut Nina menyampaikan bahwa banyak kegiatan yang dilakukan oleh PWI Kabupaten Magelang yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Magelang diantaranya seperti HPN (Hari Pers Nasional) yaitu penanaman pohon, tebar ikan di sungai, dan pelepasan burung.
"Di luar itu, sinergitas yang telah terjalin baik tertuang dalam pemberitaan-pemberitaan untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Magelang, seperti pemberitaan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Magelang yaitu pariwisata, UMKM dan lain sebagainya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nuryanto baru menyadari bahwa perhiasan emas 15 gram dan uang tunai Rp30 juta yang ada di lemari kamarnya hilang.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Festival Kethoprak DIY 2026 resmi digelar di Alun-Alun Sewandanan Pura Pakualaman Yogyakarta, Jumat (7/8/2026)
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 8 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Kadin Sleman menilai tantangan UMKM semakin kompleks. Pelaku usaha didorong memperkuat inovasi, digitalisasi, legalitas, dan tata kelola untuk meningkatkan daya
Pemkab Kulonprogo menerapkan strategi ganda untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Strategi penanganan kemiskinan men