Bupati Magelang Minta OPD Genjot PAD demi Perkuat Fiskal Daerah

Newswire
Newswire Jum'at, 03 Juli 2026 07:17 WIB
Bupati Magelang Minta OPD Genjot PAD demi Perkuat Fiskal Daerah

Ilustrasi anggaran/APBN - Freepik

Harianjogja.com, MAGELANG—Pemkab Magelang berupaya mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) untuk memperkuat fiskal. 

Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama OPD penghasil, memperkuat upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kemandirian fiskal sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Magelang.

Arahan tersebut disampaikan Grengseng Pamuji di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (2/7/2026). Menurutnya, ruang fiskal pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi belanja pemerintah serta dinamika fiskal nasional yang berdampak pada kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan.

Selain itu, kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya pulih turut memengaruhi pertumbuhan sejumlah sektor usaha yang selama ini menjadi penyumbang penerimaan pajak daerah. Situasi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk mencari strategi baru dalam meningkatkan PAD.

Grengseng menegaskan, kemandirian fiskal tidak hanya diukur dari besarnya nilai Pendapatan Asli Daerah, tetapi juga dari kemampuan pemerintah daerah membangun sistem pengelolaan pendapatan yang sehat, berkelanjutan, transparan, akuntabel, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.

"Saya meminta setiap Perangkat Daerah untuk menghadirkan inovasi yang konkret, terukur, dan berorientasi pada hasil. Tidak cukup hanya menjalankan rutinitas pemungutan, tetapi juga harus mampu menggali potensi baru," katanya.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Magelang, target pendapatan daerah pada 2025 ditetapkan sebesar Rp2,749 triliun. Hingga akhir tahun, realisasinya mencapai Rp2,773 triliun atau 100,88 persen dari target yang ditetapkan.

Sementara itu, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp713,530 miliar atau 110,02 persen dari target sebesar Rp648,525 miliar. Capaian tersebut menunjukkan penerimaan PAD melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Meski demikian, kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah baru mencapai 25,72 persen. Sisanya masih berasal dari dana transfer pemerintah pusat sehingga penguatan sumber-sumber pendapatan daerah tetap menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Magelang.

Grengseng menegaskan, keberhasilan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab OPD penghasil, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah agar upaya memperkuat kemandirian fiskal dapat berjalan secara berkelanjutan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online