Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta setelah 18 Bulan Investigasi
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bela Pinarsi saat Melaunching Kelas Sahabat di Desa Krincing, Secang./Istimewa
KOTA MUNGKID—Peran ayah dalam menjaga kesehatan ibu dan anak diperkuat Pemerintah Kabupaten Magelang melalui peluncuran Kelas SAHABAT (Sinergi Ayah dan Ibu untuk Anak Tumbuh Hebat). Program tersebut menjadi ruang edukasi bagi pasangan suami istri, khususnya untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam kehamilan hingga program Keluarga Berencana (KB) pascapersalinan.
Kelas SAHABAT diluncurkan dalam Talkshow “Ayah Terlibat, Keluarga Sehat, KB Pasca Persalinan Hebat” di Balai Desa Kerincing, Kecamatan Secang, Kamis (20/8/2026).
Bupati Magelang Grengseng Pamuji melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Magelang Bella Pinarsi mengatakan, program KB menjadi bagian penting dalam mendukung Sapta Cipta ke-2, yakni “Sehat Wargane”.
“Harapannya setiap kehamilan adalah kehamilan yang direncanakan dan tentunya setiap kelahiran adalah kelahiran anak yang berkualitas,” ujar Bela.
Ia menyebutkan, Total Fertility Rate (TFR) Kabupaten Magelang pada 2025 mencapai 2,12, sesuai target nasional. Pemkab juga menyediakan layanan KB gratis di 66 fasilitas kesehatan yang tersebar di 21 kecamatan.
Hingga pertengahan 2026, capaian peserta KB mencapai 77,71 persen, melampaui target 72,14 persen. Sementara KB pascapersalinan mencapai 89,8 persen dari target 87,19 persen.
Menurutnya, membangun keluarga berkualitas bukan hanya tanggung jawab ibu. Ayah perlu hadir sejak masa kehamilan hingga tumbuh kembang anak.
“Kelas SAHABAT diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang mampu memperkuat keterlibatan ayah, tidak hanya pada aspek pengetahuan, tetapi juga sikap dan tindakan nyata dalam mendampingi pasangan,” katanya.
Kepala Dinas Sosial, PPKB, PPPA Kabupaten Magelang M Taufik mengatakan, Kelas SAHABAT merupakan kolaborasi Kelas Ayah Idaman dan Kelas Ibu Hamil. Program tersebut diharapkan memperkuat komunikasi pasangan dalam mengambil keputusan terkait KB pascapersalinan secara sadar, sukarela, dan bertanggung jawab.
"Kami meminta desa dan kader mendampingi ibu nifas hingga 42 hari, sedangkan fasilitas kesehatan diminta memberikan edukasi kepada ibu hamil dan suami sejak awal kehamilan serta memastikan pelayanan KB pascapersalinan," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Kerincing Heri Priyanto menyambut baik penunjukan desanya sebagai lokasi peluncuran program. Menurutnya, keterlibatan ayah sejak masa kehamilan hingga setelah kelahiran akan memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung pencegahan stunting.
“Ketika ayah terlibat, dari ibu hamil sampai pascakelahiran, tentunya akan menjadi keluarga yang kuat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Menaker Yassierli menyebut ekonomi sirkuler berpotensi menciptakan 4,4 juta lapangan kerja dan menambah PDB Rp638 triliun hingga 2030.
GAC Indonesia membuka pemesanan AION i60 dengan biaya Rp99.000. SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 602 km.
DPRD Bantul mendorong pembagian penerimaan pajak perusahaan pusat dan daerah lebih proporsional untuk mengoptimalkan pendapatan daerah.
DPRD Sleman meminta pembangunan sport center memperhatikan standar teknis cabang olahraga, kebutuhan atlet, dan kenyamanan masyarakat.
Kemnaker menyebut BSU 2026 sebagai stimulus untuk menjaga daya beli pekerja. Simak syarat penerima dan besaran bantuan Rp900.000.